• News

  • Persona

Raden Aldi Ferdian, Suguhkan Gambaran Sosok Pak Raden dalam Koperasi

 Raden Aldi Ferdian, seorang pengusaha muda berbakat, yang ingin mengembangkan dan memajukan UMKM di Tanah Air.
NNC/Christophorus Aji Saputro
Raden Aldi Ferdian, seorang pengusaha muda berbakat, yang ingin mengembangkan dan memajukan UMKM di Tanah Air.

JAKARTA, NNC - Sosok Pak Raden dan karyanya boneka Si Unyil sudah mulai ditinggalkan anak-anak yang lebih menyukai sosok kartun dari negara luar ataupun lebih menyukai dunia game (gadget). Padahal, Pak Raden dengan Si Unyil dan kawan-kawanya membawa nilai positif pada anak-anak. Fenomena itu kemudian menginspirasi Raden Aldi Ferdian, seorang pengusaha muda berbakat, yang ingin mengembangkan dan memajukan UMKM di Tanah Air.

Diungkapkan Aldi, ia ingin mengangkat gambaran sosok Pak Raden ke dalam Danaprospera, koperasi berbasis teknologi yang kini tengah dikembangkannya. Bukan sekadar omongan belaka, Aldi bahkan tertarik untuk mengambil sosok tersebut sebagai pencerminan dirinya dalam Danaprospera. 

Untuk itu, Aldi berencana untuk lebih mengangkat sosok Pak Raden melalui Danaprospera namun dengan konsep yang berbeda. Harapannya, selain agar mengembalikan ketokohan Pak Raden dan si Unyil kembali dikenal masyarakat, juga keteladanan Pak Raden dengan tokoh-tokoh yang ada dalam Si Unyil Bisa memberikan perubahan yang berbeda bagi masa depan bangsa terutama dari segi perkembangan UMKM Indonesia.

"Sosok Pak Raden akan kita angkat lagi bersama Danaprospera dalam segi pengembangan UMKM, namun kali ini berbeda dan lebih modern agar bisa masuk ke kalangan anak muda yang Milenia, agar mereka lebih tertarik untuk mengambangkan UMKM di tanah Air," ungkap Aldi. 

Lantas, apa sebenarnya alasan yang membuat Aldi ingin mengembangkan dan memajukan UMKM di Tanah Air?

Menjawab pertanyaan itu, Aldi mengatakan, UKM dipilih lantaran banyak dari mereka yang menghadapi kesulitan dalam mengembangkan usaha. Beragam kesulitan itu pun juga pernah dialaminya ketika dahulu mengembangkan usaha.

Melalui Danaprospera yang dibangun bersama teman-temannya, Aldi mencoba untuk memenuhi kebutuhan modal UKM dalam mengembangkan usaha mereka. Bukan hanya itu, melalui Danaprospera Aldi dengan pengalaman yang dimiliki selama membangun usaha juga memberikan edukasi kepada UKM yang menjadi mitra, sehingga mereka bisa berkembang dengan memanfaatkan potensi yang ada. 

Kehadiran Danaprospera yang berbasis Koperasi juga membutktikan bahwa Koperasi sebagai ujung tombak membangun kemandirian ekonomi bangsa mulai berkembang dalam pola teknologi keuangan (Fintech) yang dikelola secara digital.

Dengan sistem yang ditawarkan, Aldi berharap impiannya untuk membantu pengembangan UKM bisa diikuti masyarakat luas yang memiliki kepedulian dan mimpi yang sama. Masyarakat bisa menginvestasikan dana mereka untuk kemajuan UKM secara aman, efektif dan prospektif melalui Danaprospera.

Bahkan Aldi juga menjamin sistem ini bisa digunakan oleh semua lapisan masyarakat sehingga terbuka bagi siapapun untuk mengakses dan menjalin kemitraan secara personal atau kelembagaan. Ia dan timnya mengusung prinsip yang akan dipegang teguh dalam mengembangkan Prospera yaitu mudah, aman dan bermanfaat.

Seluruh proyek pembiayaan terverifikasi dan beragun aset untuk melindungi nilai investasi. Ia tetap mengedepankan visi dan misi serta cita-cita koperasi untuk membangun kemandirian bangsa serta berpegang teguh pada nilai-nilai Pancasila. Bukan hanya UMKM, Danaprospera juga memiliki beberapa mitra sosial yang menyalurkan dana bantuan untuk berbagai kegiatan.

Lalu, seperti apa kiprahnya dalam dunia usaha?

Kesuksesan yang diraihnya saat ini tidak lepas dari kerja keras dan keinginan kuat dalam menggapai mimpi. Seorang Aldi sudah mulai terjun ke dunia kerja sejak masih belia, di usia 17 tahun Aldi sudah bekerja sebagai supir antar jemput untuk anak Sekolah Dasar, menjadi crew service dan delivery service di McDonald Kings Plaza Bandung.

Lalu Aldi juga mulai terjun ke dunia Event Organizer yang merupakan hal baru bagi dirinya. Setahun bekerja di Event
Organizer, Aldi berpindah ke Fame Station Cafe sebagai supervisor entertainment yang bertugas mengurusi banyak band dan entertainment ternama. 

Aldi yang sebelumnya sempat menunda kuliah di jurusan Teknik Industri Universitas Pasundan Bandung karena telah menemukan kesenangan dalam bekerja, tiba pada titik di mana ia ingin meninggalkan sejenak rutinitas dunia kerja dan fokus menyelesaikan kuliah. Hingga dalam kurun waktu setahun ia bisa menyelesaikan pendidikannya.

Terjun Di Dunia Perbankan Hingga Membangun Usaha. Selepas lulus kuliah Aldi Ferdian mulai terjun bekerja di dunia perbankan. Mulai dari menjadi Marketing band di Bank Standar Commonwealth, Relationship Officer untuk Bank Permata Kencana, Relationship Manager si Bank Niaga, hingga Bank UOB Jakarta.

Ingin mencari tantang baru, membuat Aldi melepas karirnya di dunia perbankan dan memutuskan untuk ke dunia usaha. Berawal dengan membangun Production House Vizwerk, lalu dengan pengalamannya di perbankan Aldi mulai menerapkan sistem perbankan di perusahaanya dengan membangun Koperasi Dana Usaha.

Di Koperasi Dana Usaha karyawan atau nasabah bisa mendapatkan pinjaman untuk pembiayaan usaha mereka. Bisnis yang dibangun terus berkembang perlahan tapi pasti. Ada yang unik ketika Aldi membangun usahanya, ia memberi keleluasaan dan mensupoort karyawan yang memiliki impian untuk membangun usaha.

Dengan kerja keras dan dedikasi dalam menggapai mimpi membuat eksistensi Aldi dalam dunia bisnis tanah air tidak bisa dianggap remeh. Berbagai bidang usaha yang berada dibawah Cakradara Group mulai bermunculan, mulai dari jasa Tour and Travel (Travella Tour), Kampung nDe, hingga perkebunan yang berada dibawah bendera CDM Fram yang memiliki lahan perkebunan seluas 10 ha di Cianjur, Jawa Barat.

Wujud Kepedulian Terhadap UKM Melalui Danaprospera. Pencapaian yang berhasil diraih tidak membuat Aldi berhenti berinovasi. Dia sadar bahwa kesuksesanya saat ini tidak lepas dari dukungan dan doa orang lain. Karena itu, Aldi menganggap bahwa saat inilah ia harus mulai untuk membantu dan berbagai pada mereka yang membutuhkannya, hingga pada akhirnya terlahirlah Danaprospera yang juga bekerjasama dengan Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) dan GP anshor.

Kemudian untuk kegiatan sosial, bersama mitra sosial Yayasan Sujud Indonesia, Danaprospera melakukan berbagai kegiatan. Mulai dari wakaf karpet untuk masjid hingga santunan dengan anak yatim, dhuafa dan lansia di berbagai daerah seperti Bogor, Sukabumi, hingga Surabaya.

Buku Sukses Bisnis Dalam 7 Hari

Perjalanan sebagai seorang entrepreneur yang sukses, membuat Aldi ingin mengajak banyak orang untuk terus berjuang hingga menuju kesuksesan yang diimpikan agar menjadi kenyataan. Mimpi besar yang tidak akan pernah luntur oleh situasi apapun adalah membantu orang lain mewujudkan mimpi mereka. Itulah visi dan misi yang saya lakukan melalui transformasi raga dan rasa.

Perjalanan karir dan bisnis Aldi pun diceritakan dalam sebuah buku yang berjudul Sukses Bisnis Dalam 7 Hari. Selain perjalanan dalam menggapai mimpi, buku 100 halaman ini juga berisi berbagai langkah dan ilmu yang sudah dipraktikkan Aldi sehingga bisa mencapai kesuksesan seperti sekarang.

Intinya, dalam buku itu Aldi mencoba untuk membangun minat usaha masyarakt dan menciptakan mainset bahwa membangun usaha itu mudah sehingga mereka bisa menggapai mimpi besarnya. Menariknya, Buku Sukses Bisnis Dalam 7 Hari ini tidak dikomersilkan oleh Aldi. Buku ini dia gunakan dan ia berikan kepada para pengusaha yang ia temui dan ia kenal sehingga bisa membantu mereka dalam memajukan usahanya.

Selain buku Sukses Bisnis Dalam 7 Hari Aldi sedang menyiapkan buku lain yang juga menceritakan pengalamannya dalam dunia bisnis yang bisa banyak memberikan manfaat masyarakat terutama dalam dunia usaha.

Reporter : Christophorus Aji Saputro
Editor : Lince Eppang

Apa Reaksi Anda?