Rabu, 13 Desember 2017 | 10:13 WIB

  • News

  • Politik

Adakah Perahu yang Beri Tumpangan untuk Anies Menuju Pilpres 2019?

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan
NNC/Adiel Manafe
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

JAKARTA, NNC - Hasil survei Indo Barometer terbaru, menempatkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam tiga besar calon presiden 2019, bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Terkait hasil survei itu, Anies enggan berspekulasi ketika ditanya awak media soal keinginan untuk maju di Pilpres 2019. Ia mengaku lebih fokus menjalankan tanggung jawabnya sebagai gubernur yang baru seumur jagung, untuk menyelesaikan berbagai persoalan di ibukota.

"Baru mulai di Jakarta, kami jalani. Sekarang saya lagi fokus soal antisipasi banjir, masalah keluhan warga. Sekarang saya fokus di situ," ujar Anies di Balai Kota Jakarta, Selasa (5/12/2017).

Meski begitu, pernyataan Anies yang tidak dengan gamblang menolak maju di Pilpres 2019 ini, dinilai sejumlah pihak sebagai sinyal adanya kemungkinan Anies ikut bertarung dalam pesta demokrasi lima tahunan itu.

Menanggapi hal tersebut, pengamat politik Ray Rangkuti mengatakan, peluang Anies maju di Pilpres 2019 sangat kecil, karena sulit mendapatkan partai politik yang mau  mengusungnya. Apalagi jika ia ingin membentuk poros baru sebagai penantang Jokowi dan Prabowo.

"Saya pikir terlalu cepat kalau dia melakukan itu. Sama kesulitannya mungkin perahu, kan perahunya Gerindra dan PKS. Kalau cuma Gerindra saja kan gak mampu. Pasti mereka juga gak akan serahkan ya, kalau PKS sendiri kan gak mampu juga," kata pengamat politik Ray Rangkuti kepada NNC, Rabu (6/12/2017).

"Sangat kecil peluangnya dia membentuk poros sendiri untuk menantang Jokowi atau Prabowo. Masalahnya kan apakah partai-partai rela menyerahkannya ke Anies untuk posisi satu? Untuk posisi dua pun sulit, apalagi posisi satu," ujarnya.

Kalaupun maju, lanjut Ray, ada kemungkinan Anies menjadi calon wakil presiden mendampingi Prabowo. "Paling jauh ya mungkin akan menjadi pasangan dari Prabowo. Kalau dia jadi pasangan Prabowo mungkin bisa," jelas Direktur Lingkar Madani (LIMA) itu.

Sebelumnya, dalam rilis survei Indo Barometer, Minggu (3/12/2017), soal elektabilitas capres dalam Pemilu 2019 menunjukkan, Anies berada di peringkat ketiga dengan meraih 3,6 persen suara responden. Sementara posisi pertama ditempati Jokowi yang memperoleh suara 34,9 persen, dan Prabowo di urutan kedua dengan meraih 12,1 persen.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Y.C Kurniantoro

Apa Reaksi Anda?