• News

  • Politik

Lontarkan Kritik soal Sertifikat Tanah, Pengamat: Amien Rais Lebih Baik Ngurus Cucu Saja!

Amien Rais.
BreakingNews
Amien Rais.

JAKARTA,NNC - Presiden Joko Widodo baru saja dikritik oleh Amien Rais tentang pembagian sertifikasi tanah bagi masyarakat Indonesia. 

Menanggapi kritikan itu, Pengamat politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Prof Syamsuddin Haris menyarankan agar Presiden Joko Widodo tak menanggapi serius berbagai kritik yang dilontarkan Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais. Sebab sejumlah kritik yang dilontarkan Amien dinilainya tak objektif dan tak berdasar.

"Tidak usah ditanggapi, dia itu orang tua yang lebih baik mengurus cucu saja. Kritiknya selama ini mungkin karena faktor usia saja sehingga omongannya tak ada dasarnya," kata Syamsudin saat dihubungi wartawan, Senin (19/3/2018).

Diketahui, sejumlah kritik dari Amien yang dinilainya tak berdasar antara lain soal reklamasi yang diperuntukkan bagi kepentingan Tiongkok. Juga soal kebangkitan PKI di bawah pemerintahan Joko Widodo

Karena itu, Syamsudin mengaku tidak sependapat dengan Amien Rais yang menyatakan kebijakan Jokowi membagi-bagian sertifikat tanah sebagai langkah ngibul. 

"Itu tindakan penting dan sangat diperlukan. Banyak orang mengalami kesulitan untuk mendapatkan status tanahnya," tegas pengamat senior Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI)  Syamsudin Haris,sebagaimana dilansir detiknews.com hari ini. 

Seperti diketahui, Amien Rais dalam sebuah diskusi di Bandung, Minggu (18/3/2018) menyebut, bahwa program bagi-bagi sertifikat yang dilakukan oleh presiden Jokowi sebagai suatu pembohongan.

“Ini pengibulan, waspada bagi-bagi setifikat, bagi tanah sekian hektare, tetapi ketika 74 persen negeri ini dimiliki kelompok tertentu seolah dibiarkan. Ini apa-apaan?” kata Amien Rais.

Selain itu, Amien Rais juga berbicara soal PKI yang belum lama ini pernah disinggung Jokowi. Dia menyebut ada unsur pembangkitan PKI dalam pemerintahan Jokowi.

"Pada tahun 1965 saya  baru berusia  4 tahun, mana ada PKI balita. Memang tidak ada tapi kenapa rezim ini memberikan angin membangkitkan PKI,”jawa presiden Jokowi, saat menanggapi tudingan tersebut.

Reporter : Dominikus Lewuk
Editor : Widita Fembrian

Apa Reaksi Anda?