• News

  • Politik

Ini Isi Pertemuan Amien Rais-Prabowo, soal Koalisi 5 Parpol?

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Dewan Penasihat PA 212 Amien Rais
Foto diolah dari berbagai sumber
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Dewan Penasihat PA 212 Amien Rais

JAKARTA, NNC --Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional Eddy Soeparno, mengungkapkan hasil pertemuan antara Pesaudaraan Alumni 212 dengan petinggi partai politik, PAN dan Gerindra.

Menurut Eddy, sedianya pertemuan tersebut untuk menentukan sikap menjelang Pilpres 2019. Sekaligus, rencana koalisi PAN, Gerindra, PKS, PBB, dan Partai Berkarya. Namun, hanya PAN yang Gerindra yang memenuhi undangan PA 212.

Gerindra diwakili langsung oleh ketua umumnya, Prabowo Subianto serta Sekjen Ahmad Muzani. Sedangkan PAN diwakili oleh Eddy sendiri. Sementara Amien Rais, dalam pertemuan itu berposisi sebagai Ketua Dewan Penasihat PA 212.

"Dalam pertemuan tadi, kami mendapat masukan-masukan dari para ulama. Apa yang ingin disampaikan oleh para ulama sudah kami tampung, dan kami bawa ke pemimpin partai masing-masing," ungkap Eddy di Hotel Sultan, Jakarta, Senin (23/7/2018)

Eddy mengakui, dalam pertemuan itu, PA 212  meminta partai-partai yang diundang untuk membentuk koalisi Pilpres 2019,

"Bagaimanapun juga, PAN saat ini masih menjalankan mandat di Rakornas 2017, yaitu akan mendorong kader kami, yaitu Pak Zulkifli Hasan maju di perhelatan pilpres. Apakah sebagai capres maupun cawapres," ujar Eddy.

"Kalaupun nanti sikap PAN berubah, dengan perkembangan kondisi yang ada tentu itu, akan kami evaluasi dan ditetapkan melalui Rakornas 2018, dalam waktu yang tidak lagi lama," katanya.

Sementara itu, Ketua Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Maarif menungkapkan kriteria yang pantas untuk menjadi pendamping Prabowo Subianto sebagai calon wakil presiden (cawapres).

Menurut Slamet, setidaknya kriteria cawapres Prabowo adalah harus dapat menampung aspirasi umat, santri, dan suara luar Pulau Jawa.

"Tokoh yang mengaspirasi ulama, umat islam, kalangan santri. Semua punya peluang. Pak Zulkifli Hasan, dia dekat ulama, representasi ormas, representasi partai koalisi. Pak Anies juga sama. Pak Habib Salim Majelis Syuro PKS sama Ahmad Heryawan juga sama, Yusril sama," ungkap Slamet, usai pertemuan dengan petinggi partai, di Hotel Sultan, Jakarta, Senin (23/7/2018) malam.

Editor : Tommy Satria Ismaya Cahya

Apa Reaksi Anda?