• News

  • Politik

Tanggapi Andi Arief, Ketum PPP: Ini Nyari Presiden Apa Nyari Kardus Sih?

Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) M Romahurmuziy atau Romy.
Dokumentasi NNC/Anhar Rizky Affandi
Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) M Romahurmuziy atau Romy.

JAKARTA, NNC-  Wakil Sekjen Partai Demokrat, Andi Arief menyebut Prabowo Subianto sebagai 'jenderal kardus'. Ujaran itu menimbulkan 'Perang' di kubu Prabowo yang kemudian dijawab dengan sindiran tajam oleh koalisi pendukung Jokowi. Sindiran itu diutarakan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy, alias Rommy. 

"Ini nyari presiden apa nyari kardus sih? Katanya partai Allah? Biar refresh, nih pada baca UU Pemilu lagi ... pasal 228 ... jangan cari angka keramat lainnya yach," kata Ketum PPP M Romahurmuziy, lewat twitternya yang terpantau NNC pada Kamis (9/8/2018).

Rommy lalu bercerita soal orang-orang yang mengajak PPP masuk poros ketiga. Pimpinan parpol tersebut bahkan mengiming-imingi dengan 'konfirmasi' persetujuan dari tiga parpol.

"H-1. Saya ditanya apakah akan ada poros ke-3. Jawabnya satu: seminggu terakhir saya dikejar-kejar untuk membentuk poros ini sampe tadi pagi. 

Menurut yang mengejar, sudah ada 3 parpol yang konfirm: 2 parpol oposisi, dan 1 parpol pemerintah. Kalau gitu saya kurang pergaulan. Rommy menduga PPP sengaja diajak demi tagline membawa-bawa umat. 

"Konon tagline-nya 'dari umat untuk rakyat'," kata Rommy.

Dia lalu mencuit, bahwa selama waktu di dunia ini, dirinya terus merenung, kasihan juga nasib bangsa ini. 

"Sepanjang waktu dhuha ini saya terus merenung, kasihan nasib bangsa ini. Urusan kepemimpinan 260 juta rakyat selama lima tahun, kok menjadi komoditas permainan sejumlah elit yg begitu sedikit dlm jangka 1 pekan, bahkan 1 malam. Ya Allah, di waktu dhuha ini, ampunilah kami-kami," kata Rommy. 

Reporter : Dominikus Lewuk
Editor : Nazaruli

Apa Reaksi Anda?