• News

  • Politik

Soal Temuan Pemilih Ganda, Ini Penjelasan KPU

Ilustrasi Pemilihan Umum 2019.
Istimewa
Ilustrasi Pemilihan Umum 2019.

JAKARTA,NNC - Komisi Pemilihan Umum ( KPU) kembali angkat bicara soal dugaan temuan pemilih ganda di Pemilu 2019 mendatang. 

Menurut lembaga penyelenggara pemilu itu, pihaknya tengah melakukan penyisiran terkait pemilih ganda dalam daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu 2019. Hal tersebut dikatakan oleh Komisioner KPU Viryan Aziz

"Data internal kami terkait dengan data ganda Insyaallah sudah di bawah 1 persen. Nama pemilih yang mengalami kegandaan itu di bawah satu juta," kata dia di Kantor KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Jumat (14/9/2018).

Dikatakan, sebanyak 31 provinsi telah melakukan rapat pleno penetapan DPT pada Rabu (5/9/2018). Penetapan ini dilakukan karena penghapusan data pemilih ganda pada masing-masing provinsi telah dilakukan.

"Dari 34 provinsi, di 31 provinsi sebagian Kabupaten/kotanya dan ada yang sudah seluruhnya melakukan rapat pleno terbuka penetapan DPT hasil penyempurnaan," ujar Viryan.

Dia menjelaskan, makna kegiatan pencermatan bersama penghapusan data ganda yang ditemui sudah dilakukan. 

Meski demikian, Viryan menyebut terdapat kabupaten/kota yang tidak memiliki data ganda. Diharapkan tidak ada lagi daftar pemilih ganda yang ditemukan. 

"Catatan lain adalah terdapat sejumlah daerah kabupaten/kota yang tidak ada atau belum ada (data ganda). Kalau sampai hari ini belum, ada harapannya tidak ada,"sebutnya kepada wartawan di Kantor KPU

Menurutnyaq, KPU sendiri masih melakukan penyisiran data ganda, yang dijadwalkan akan selesai pada Sabtu (15/9/2018) besok. Setelah itu KPU akan melakukan rekapitulasi secara nasional pada Minggu (16/9/2018). 

Untuk diketahui sebelumnya, koalisi Prabowo Subianto- Sandiaga membentuk tim khusus untuk menelusuri dugaan pemilih ganda di Pemilu 2019. Hasilnya, ada 8.145.713 pemilih ganda yang ditemukan koalisi Prabowo tersebut.  

 

Reporter : Dominikus Lewuk
Editor : Widita Fembrian

Apa Reaksi Anda?