• News

  • Politik

Kapitra Merasa Sakit karena Tak Mampu Bebaskan Habib Rizieq dari Penderitaan

Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab.
Era Muslim
Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab.

JAKARTA, NNC - Pengacara Kapitra Ampera bersyukur atas keputusan Imam Besar Front Pembela Islam ( FPI) Habib Rizieq Syihab yang tak lagi menggunakan jasanya sebagai kuasa hukum.

"Alhamdulillah, saya bersyukur kuasa hukum saya dicabut Habib Rizieq," kata Kapitra kepada NNC, Senin (12/11/2018).

Namun demikian, Kapitra mengaku masih ada beban yang mengganjal dalam dirinya. Beban itu karena sebagai sahabat, dia tak mampu membebaskan Habib Rizieq dari penderitaan.

"Bebannya besar sekali, dia ( Habib Rizieq) kan sahabat saya. Tidak bisa membebaskan sahabat dari penderitaan kan luar biasa sakitnya kita. Beban saya itu karena dia sahabat saya, tidak bisa melepaskan dia dari penderitaan itu sakitnya luar biasa bagi saya," ujar Kapitra.

Karenanya, calon anggota DPR dari PDIP ini mengungkapkan, meski tak lagi menjadi kuasa hukum Habib Rizieq, namun ia akan tetap membantu sahabatnya itu dalam menghadapi berbagai persoalan hukum yang ada.

"Saya sekarang tetap bantu tapi tidak mengatasnamakan kuasa hukum. Dan saya gak bisa lari, ketika kuasa itu masih sama saya, saya gak bisa, saya gak mau lari medan pertempuran, itu jelek di mata Allah, dan itu berkhianat dengan sahabat," tegasnya.

Sebelumnya, Habib Rizieq  menegaskan bahwa Kapitra Ampera bukan lagi kuasa hukumnya. Karena itu ia mengingatkan Kapitra untuk tidak membuat pernyataan mengatasnamakan dirinya. 

Hal tersebut disampaikan Habib Rizieq menanggapi sejumlah pernyataan Kapitra soal pemeriksaan dirinya di Arab Saudi terkait pemasangan bendera yang diduga mirip dengan bendera gerakan ekstrimis di tembok luar kediaman Habib Rizieq di Mekah, Arab Saudi.

"Kepada saudara Kapitra, saya ingin ingatkan dari kota suci Mekah Almukarromah ini, anda jangan memberikan keterangan apapun atas nama saya, anda bukan lagi pengacara saya!" tegas Habib Rizieq dalam videonya yang tersebar di YouTube, Jumat (9/11/2018).

Dalam video tersebut, Habib Rizieq juga menyebut bahwa saat ini yang memimpin tim pengacaranya adalah 

Sugito Atmo yang juga Ketua Bantuan Hukum FPI. Dia juga meminta Sugito supaya mencatat siapa saja tim hukumnya yang sudah berubah haluan perjuangan.

"Team pengacara saya yang resmi dipimpin oleh saudara Sugito SH, dan saya sudah instruksikan kepada saudara Sugito sejak lama, siapapun dari barisan pengacara saya yang sudah berubah haluan, yang tidak lagi sejalan di dalam memperjuangkan prinsip-prinsip keadilan maka saya minta kepada pak Sugito untuk mencoret nya dari daftar pengacara saya pribadi di dalam mengurus segala hal yang berkenaan dengan hukum di NKRI," tuturnya.

Meski demikian, Habib Rizieq mengaku tetap menghormati Kapitra sebagai kawan yang disebutnya telah berbeda arah perjuangan. 

"Jadi sekali lagi Saudara Kapitra, Anda kawan saya, saya tetap menghormati Anda. Walaupun sudah berbeda pilihan kita, sudah berbeda jalan. Saat ini Anda sudah tidak ada lagi di kapal perjuangan saya dan kawan-kawan, saya hormati itu semua," ucapnya.

"Tetapi ingat! Anda tidak boleh lagi untuk berbicara atas nama saya. Dan keterangan Anda juga ngawur mengatakan penggeledahan di rumah saya, tidak ada. Jangan melakukan fitnah terhadap Kepolisian Saudi Arabia," tegas Habib Rizieq.

 

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Widita Fembrian

Apa Reaksi Anda?