• News

  • Politik

Pengamat: Laporan Eggy Sudjana soal Perda Agama Sarat Politik dan Bikin Gaduh!

Pengamat Politik Maksimus Ramses Lalongkoe
istimewa
Pengamat Politik Maksimus Ramses Lalongkoe

JAKARTA, NNC - Pengamat Politik Maksimus Ramses Lalongkoe mengatakan, langkah Eggy Sudjana yang melaporkan Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie soal peraturan daerah (Perda) berlandaskan agama, sarat akan muatan politik.

Sebab, menurut Ramses, pernyataan Grace terkait penolakan Perda Injil dan Syariah, merupakan hak konstitusi warga negara dalam melihat ketidakadilan dalam kehidupan bernegara.

"Saya justru melihat laporan Eggy Sudjana ini sarat kepentingan politik, kan pernyataan Grace itukan hak konstitusi warga negara dalam melihat ketidakadilan di tengah kehidupan bernegara dan bernegara," kata Ramses kepada wartawan di Jakarta, Selasa (20/11/2018).

Laporan itu dinilai sarat kepentingan politik, lanjut Ramses, karena Eggy Sudjana hanya melihat dari satu sudut ucapan Grace, padahal pernyataan tersebut tidak memiliki niat buruk selain memperjuangkan nilai-nilai keadilan warga negara.

"Yang diucapkan Grace itukan memperjuangkan nilai-nilai kebenaran jadi jangan dianggap melecehkan keyakinan kan terlalu dangkal cara pandang demikian," ujarnya.

Karena itu, Ramses meminta Eggy Sudjana agar tidak menciptakan kegaduhan dalam tahun politik dan berusaha mempolitisasi berbagai pernyataan demi kepentingan politik kelompok.

"Laporkan Eggy itu sangat tidak substansial, justru membuat kegaduhan di tengah masyarakat saja karena menimbulkan pro kontra," tegasnya.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia (PPMI) Zulkhair melalui kuasa hukumnya Eggy Sudjana, melaporkan Ketum PSI Grace Natalie ke Bareskrim Polri, pada Jumat (16/11/2018).

Grace Natalie dilaporkan dengan dugaan pelanggaran Pasal 156A KUHP, Pasal 27 Ayat (3) junctoPasal 28 Ayat (2) juncto Pasal 14 juncto Pasal 15 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.

Eggi Sudjana, menilai pernyataan Grace saat pidato HUT PSI mengandung unsur kebohongan dan bertentangan dengan beberapa ayat di Al-Quran.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Wulandari Saptono

Apa Reaksi Anda?