• News

  • Politik

Jelang Putusan Bawaslu Terhadap OSO, Pegiat Pemilu Kumpul di Bawaslu

Kantor Bawaslu
Setkab
Kantor Bawaslu

JAKARTA, NNC - Pemilihan umum tinggal menghitung hari,dimana jadwal penyelenggaraannya pada Rabu (17/4/2019) mendatang. 

Namun, hingga kini Lembaga penyelenggara pemilu yakni Komisi Pemilihan Umum (KPU) masih tersandera dengan sejumlah kasus, sebut saja kasus pencalonan DPD dari Partai Politik pun belum juga rampung, meski Mahkamah Konstitusi (MK) telah memutuskannya. 

Kini, polemik pencalonan pengurus partai politik atas nama Oesman Sapta Odang (OSO) masih belum berakhir. OSO yang sudah diberikan kesempatan untuk mundur sebagai pengurus partai politik agar dapat ditetapkan menjadi calon anggota DPD hingga masa validasi surat suara DPD tetap memilih tidak mundur sebagai pengurus partai politik.

KPU pun telah memutuskan tidak memasukkan nama OSO ke dalam Daftar Calon Tetap DPD untuk Pemilu 2019 dari daerah pemilihan Kalimantan Barat. 

Setelah KPU memutuskan untuk tidak memasukkan namanya ke dalam DCT, OSO mengajukan gugatan ke  Bawaslu atas keputusan KPU yang tetap tidak memasukkan OSO ke dalam DCT DPD Pemilu 2019.

"Persidangan di Bawaslu sudah hampir selesai, dan dijadwalkan putusan terhadap sengketa yang diajukan oleh OSO ini akan dibacakan oleh Bawaslu pada Rabu, 9 Januari 2019," kata Adelline Syahda di Jakarta, Selasa (8/1/2019). 

Oleh sebab itu, menjelang Bawaslu memutuskan putusan sengketa pencalonan DPD tersebut, Bawaslu akan melakukan Pernyataan Sikap dan memastikan Konstitusionalitas Pencalonan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) pada pemilu legislatif 2019 mendatang dalam 

Para pembahas yang akan hadir dalam acara ini di antaranya Adelinne Syahda dari Koalisi Masyarakat Selamatkan Pemilu (ICW, Kode Inisiatif), Hadar Nafis Gumay (Netgrit), Syamsuddin Alimsyah (Kopel), Titi Anggraini (Perludem) dan Wahidah Suaib (Pegiat Pemilu).  

Reporter : Dominikus Lewuk
Editor : Firman Qusnulyakin

Apa Reaksi Anda?