• News

  • Politik

Gerakan Kebangsaan Relawan Prabowo-Sandi Siap Cegah Kecurangan di Pilpres 

Gerakan Kebangsaan Relawan Prabowo-Sandi
Istimewa
Gerakan Kebangsaan Relawan Prabowo-Sandi

JAKARTA, NNC - Gerakan Kebangsaan Relawan Prabowo-Sandi, mengimbau kepada seluruh rakyat Indonesia, khususnya pendukung Capres-cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, untuk mengawal jalannya Pilpres 2019, agar suara suara rakyat yang mendukung paslon 02 itu tidak dicurangi.

Demikian disampaikan Ketua Umum Gerakan Kebangsaan Relawan Prabowo-Sandi, Andy Saputra, usai dialog kebangsaan bertajuk 'Mengawal Suara Rakyat Pilpres 2019. Mengapa Harus Prabowo-Sandi' yang digelar di Rumah Aspirasi Prabowo-Sandi, Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (16/2/2019).

"Mengawal suara rakyat ya rakyat sendiri. Suara kita, kita coblos ke 02 maka kita harus bisa mengawalnya agar tidak ada kecurangan. Karena penyimpangan-penyimpangan rezim penguasa ini kan terus dilakukan. Kita jangan mau dibodohi karena dalam demokrasi itu kekuasaan tertinggi ada di tangan rakyat," kata Andy.

"Kita kan sekarang menuju Pilpres untuk memilih pemimpin yang amanah. Bagi kami Prabowo-Sandi pemimpin yang amanah, jadi kami harus ngawal suara itu, supaya proses demokrasi itu sesuai kehendak rakyat, diterima oleh rakyat. Bagaimana caranya? Ya mengawasi Pilpres itu supaya tidak ada kecurangan-kecurangan yang dilakukan," paparnya.

Untuk itu, lanjut Andy, pihaknya memberikan pembekalan kepada seluruh relawan Gerakan Kebangsaan Relawan Prabowo-Sandi yang sudah tersebar di 24 Provinsi, tentang bagaimana mensosialisasikan keterlibatan masyarakat dalam mengawal pesta demokrasi lima tahunan itu.

"Bagaimana cara mengawalnya? Makanya kita sekarang bekerjasama dengan direktorat relawan pemenanga Prabowo-Sandi untuk memasukkan data teritori wilayah kepada relawan seluruh Indonesia," ujarnya.

"Nanti kita di Rumah Aspirasi ini ada namanya tabulasi nasional, jadi kita relawan ini dibekali dengan sistem android, tinggal kita foto dan kirim per wilayah, nah itu yang akan kita sosialisasikan. Itu cara memproteksinya," sambung Andy.

Ditambahkannya, pembekalan dilakukan secara rutin di Rumah Aspirasi Prabowo-Sandi. Salah satunya lewat diskusi kebangsaan yang baru saja digelar. Nantinya, para relawan yang mendapatkan pembekalan, bakal mensosialisasikan ke relawan lainnya untuk diteruskan ke masyarakat di daerah masing-masing.

"Ini kegiatan rutin yang bertujuan memberikan wawasan kepada para relawan Prabowo-Sandi supaya mensosialisasikan apa yang dibahas dalam dialog tersebut ke relawan lainnya di daerah masing-masing. Karena kita sudah hampir 70.000 relawan di 24 Provinsi, jadi yang hadir disini perwakilan tiap daerah saja," jelas Andy.

Lebih jauh Andy menjelaskan, dalam mengawal jalannya Pilpres 2019 ini, pihaknya juga mengingatkan para relawan agar selalu patuh pada undang-undang Pemilu, dan menghindari hal-hal yang bisa merugikan Prabowo-Sandi.

"Kita ngajarin relawan untuk tidak melanggar undang-undang Pemilu. Artinya, kita tidak boleh caci maki, kita hanya menterjemahkan regulasi-regulasi yang belum dipahami oleh masyarakat. Itu yang kita terjemahkan ke bawah. Namannya Isu SARA, hoaks, kita tidak mainkan itu karena kita patuh kepada undang-undang Komite Pemilihan Umum," tutur Andy.

"Itu bekal-bekal yang kita berikan kepada relawan, karena kalau kita melanggar aturan yang rugi siapa? 02 kan. Jadi kita fokus ke pendidikan soal asas demokrasi, karena asas demokrasi bertujuan untuk kesejahteraan, keadilan, dan kemakmuran. Makanya kita berdemokrasi untuk mencari pemimpin yang amanah, supaya pencapaian demokrasi itu dirasakan oleh masyarakat," tandasnya.

Pada kesempatan yang sama, Waketum Gerakan Kebangsaan Relawan Prabowo-Sandi, Yuliza Mugi Hartika mengungkapkan, banyak emak-emak yang ikut bergabung dalam kelompok relawan ini, karena menginginkan adanya pemimpin baru yang membawa perubahan bagi bangsa ini ke arah yang lebih baik.

"Tahun 2019 ini kan tahunnya emak-emak juga ya, kita emak-emak tidak menyerah. Emak-emak ini kan bersuara banget karena merasakan sekali dampak yang dihadapi saat ini dan menginginkan adanya perubahan yang lebih baik kedepan. Insya Allah perjuangan dan doa emak-emak terkabul. Karena doanya emak-emak itu kan mabrur," pungkasnya.

 

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Firman Qusnulyakin

Apa Reaksi Anda?