• News

  • Politik

Sandiaga Dinilai Tidak Nyambung, TKN Klaim Amin Menang 10-1

Direktur Program Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Aria Bima.
NNC/Adiel Manafe
Direktur Program Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Aria Bima.

Berita Terkait

JAKARTA, NNC - Kubu Capres-cawapres Joko Widodo (Jokowi)- Ma'ruf Amin mengklaim memenangi debat Cawapres. Tak tanggung-tanggung, Ma'ruf dinilai menang telak atas rivalnya, Sandiaga Uno dengan skor 10-1.

"(Ma'ruf Vs Sandi) 10-1 lah," ujar Direktur Program Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Aria Bima usai debat Cawapres di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Minggu (17/3/2019).

Menurut Aria, Sandi kalah dalam debat yang mengusung tema soal  pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, sosial, dan kebudayaan itu, lantaran 'gagal paham' dengan pertanyaan Ma'ruf, sehingga jawaban yang diberikan tidak nyambung.

"Menurut saya, Pak Sandi banyak hal, bukan gagal jawab, tapi gagal mendengar pertanyaan. Ini yang Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu.

Sebagai contoh, Aria menyinggung saat tanya jawab kedua Cawapres tentang anggaran pendidikan, dimana Ma'ruf bertanya ke Sandiaga soal instrumen apa yang bakal digunakan untuk memantau efektivitas penggunaan dana transfer daerah. 

“Soal pengawasan transfer daerah maupun soal pengawasan dari pusat daerah seperti apa. Apa yang Kyai Ma’ruf inginkan dan ditanyakan kepada Pak Sandi, banyak yang tidak nyambung tadi apa yang dimaksud (dari jawaban Sandi)," ujarnya.

Sebaliknya, Arya berpendapat, Ma'ruf mampu menjawab dengan baik pertanyaan dari Sandi maupun panelis debat Cawapres Pilpres 2019.

"Kyai Ma'ruf walau beliau lebih sepuh, cukup mampu menjawab, karena pertanyaan yang disampaikan panelis maupun Pak Sandi, Kyai Maruf lebih bisa mendengarkan sehingga beliau bisa menjawab persoalan yang ada," tandasnya.

 

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Widita Fembrian

Apa Reaksi Anda?