• News

  • Rebranding

Bendera Amerika Berubah Berkali-kali, Kapan Bendera Indonesia Diubah?

Perubahan bendera Amerika Serikat sejak 1767
Istimewa
Perubahan bendera Amerika Serikat sejak 1767

JAKARTA, NNC - Setiap negara bisa dikenali dari masing-masing bendera yang dimilikinya. Maka, masing-masing negara haruslah memiliki ciri khusus untuk membedakannya dengan negara lain. Alangkah membingungkan bila bendera itu menjadi rancu dan tidak jelas.

Salah satu kerancuan yang mungkin timbul adalah jika bendera negara yang satu sama dengan bendera negara lain. Tidak perlu jauh-jauh mencari contohnya, bukankah bendera Indonesia, Sang Saka Merah Putih, sama pula dengan bendera Monako?

Bila dikaji sejarah asal-usulnya, ternyata bendera Indonesia secara resmi kalah tua dengan bendera Monako. Bendera merah putih sudah menjadi simbol negara Monako sejak 1339. Sedangkan Indonesia, Merah Putih secara resmi menjadi bendera negara baru pada 1945.

Artinya, merah putih bukan hanya mencirikan negara Indonesia. Merah putih bukan hanya milik bangsa Indonesia. Merah putih tidak identik dan khas menandakan bangsa Indonesia.

Sebenarnya, mengubah bendera bukanlah hal terkutuk dan menimbulkan dosa. Mengubah bendera adalah persoalan mau atau tidak mau. Mengubah bendera adalah persoalan impian dan visi membangun identitas yang khas, sesuai dengan kepribadian bangsa dan tidak ada duanya di dunia.

Soal alasan, masihkah kurang? Soal tujuan, masihkan belum jelas? Sebagai pertimbangan, ada baiknya kita belajar dari negara Amerika Serikat. Sepanjang sejarahnya, bendera negara ini pernah berubah lebih dari 40 kali.

Sebelum membahas kronologi perubahan bendera Amerika, perlu diketahui bersama bahwa Amerika Serikat mendeklarasikan diri sebagai negara merdeka pada 4 Juli 1776. Bendera Amerika Serikat sebelum merdeka, saat merdeka, tidak sama dengan bendera Amerika Serikat yang digunakan saat ini. 

Bagi bangsa Amerika, pengakuan dan perubahan bendera menjadi bukti kebesaran jiwa untuk berani berubah ke arah lebih maju. Perubahan bendera membawa kebaikan selama dilandasi semangat demokratis, yaitu keterlibatan dalam merumuskan impian masa depan bangsa.

Pada 1767 atau 9 tahun sebelum merdeka, sebuah organisasi bernama The Sons of Liberty pernah menggunakan bendera dengan pola sembilan garis merah putih vertikal. Sementara bendera selanjutnya berpola garis horizontal.

Jumlah sembilan garis merah dan putih melambangkan jumlah koloni yang menentang Stamp Act of Congress (Ketentuan pajak terhadap semua kegiatan bisnis oleh Inggris terhadap koloni Amerika).

Pada tahun 1775, John Hulbert mengibarkan bendera baru. Ia membawa bendera bergaris merah putih horizontal dengan 13 bintang. Kala itu, ia memimpin Third Regiment of New York dari Fort Ticonderoga ke Philadelphia.

Pada 19 April 1775, tentara Amerika dilaporkan membawa bendera yang didominasi warna merah dengan enam setrip putih di pojok kiri atas. Pasukan Amerika, kala itu bertempur pertama kali melawan tentara Inggris di Lexington.

Selanjutnya, pada akhir 1775, Continental Congress sebagai pemerintahan de facto membentuk tentara angkatan laut untuk melawan tentara Inggris saat Revolusi Amerika. Bendera Continental Colors dibuat untuk membedakan antara tentara Amerika dan Inggris.

Karena dibuat oleh kongres, maka bendera ini dianggap sebagai bendera pertama Koloni Amerika. Coraknya yang menonjol, selain garis merah putih horizontal, adalah bagian pojok kiri atas, terdapat garis melintang (salib) dengan variasi warna biru.

Tahun 1776, muncul bendera pertama negara Amerika dengan 13 bintang yang merepresentasikan 13 koloni. Bendera ini dijahit oleh Betsy Ross. Karena itu, bendera tersebut dinamakan Betsy Ross.

Pada tahun yang sama, muncul bendera baru yang dinamakan The Liberty Flag. Bendera ini dirancang oleh sebuah komisi diketuai oleh Kolonel William Moultrie. Bendera akan digunakan untuk mempersiapkan perang melawan Inggris.

Masih pada 1776, muncul versi bendera lain lagi. Bendera ini dipakai saat pasukan Amerika berperang di Bennington. Ciri khasnya, terdapat tanda angka 76 di pojok kiri atas, sebagai pengingat tahun kemerdekaan Amerika.

Kemudian tahun 1780, seseorang bernama Francis Hopkins menulis surat ke Kongres dan mengatakan bahwa dirinya adalah pembuat bendera Amerika dengan pola yang sama 13 bintang berjejer di pojok kiri atas.

Tahun 1781, Sersan William Batchelor dilaporkan membawa bendera selama bertempur di Cowpens, bendera itu kemudian dinamakan Cowpens. Dalam perang ini, Amerika memperoleh kemenangan besar dan merebut Carolina Selatan dari kekuasaan Inggris.

Corak bendera Cowpens mirip dengan bendera Betsy. Perbedaannya hanyalah tanda satu bintang di bintang yang melingkar sebagai simbol penambahan wilayah koloni Amerika, yaitu Carolina Selatan.

Selama perang di Fort McHenry tahun 1812, pasukan Amerika mengibarkan bendera baru yang dikenal dengan bendera Great Garrison Flag atau Star Spangled Banner. Bendera ini sempat diabadikan Francis Scott Key yang kemudian menulis lagu dengan judul yang sama. Ciri benderanya adalah jumlah bintang pada pojok kiri atas berjumlah 15.

Tahun 1818, Kapten Samuel Chester Reid dari Angkatan Laut Amerika Serikat merancang bendera baru yang dinamakan Grand Luminary atau Great Star. Cirinya adalah bintang-bintang yang lebih kecil dan disusun membentuk satu bintang besar.

Tahun 1837, Great Star dimodifikasi dengan penambahan bintang-bintang baru. Motif yang hampir sama, muncul kembali pada tahun 1861 dengan nama Great Flower Flag. Ciri khasnya adalah pola bintang yang menampilkan bentuk bunga.

Masih di tahun 1861, muncul lagi bendera baru bernama Phalanx. Perubahan terdapat pada formasi bintang yang membentuk model formasi militer Yunani Kuno. Terdapat bintang melingkar terluar yang merupakan simbol kepemimpinan.

Selanjutnya pada 1877, tercipta bendera bernama Consentric Flag. Cirinya, bintang tersusun membentuk lingkaran dengan masing-masing sudut terdapat satu bintang. Model ini sempat menjadi motif perangko yang digunakan untuk korespondensi di Amerika.

Akhirnya, pada 1959, Robert G Heft, seorang siswa SMA di Ohio, merancang bendera Amerika modern. Bendera ini bercirikan 50 bintang berjejer di pojok kiri atas. Bentuk ini kemudian disetujui Kongres Amerika pada tahun 1960 dan berlaku hingga kini.

Sebanyak 50 bintang berwarna putih itu melambangkan setiap negara bagian yang ada di Amerika Serikat. Sedangkan pemilihan warna yang ada dalam bendera yaitu putih, merah, dan biru. Putih melambangkan kemurnian dan kepolosan, merah melambangkan keberanian dan semangat, serta biru melambangkan pengabdian, kewaspadaan, ketekunan, dan keadilan.

Penulis : Taat Ujianto
Editor : Y.C Kurniantoro
Sumber : Dari berbagai sumber

Apa Reaksi Anda?