Kamis, 23 November 2017 | 08:46 WIB

  • News

  • Religi

Setahun Diculik ISIS, Pastor Tom Uzhunnalil Berhasil Dibebaskan

Kementerian Informasi Oman juga merilis foto-foto Pastor Uzhunnalil yang terlihat berjenggot dan rapuh.
The Hindu
Kementerian Informasi Oman juga merilis foto-foto Pastor Uzhunnalil yang terlihat berjenggot dan rapuh.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pastor Tom Uzhunnalil, seorang imam dari Kottayam, Kerala, India, yang diculik oleh ISIS dari sebuah rumah jompo dan orang cacat yang dikelola oleh Misionaris Cinta Kasih di Aden, Yaman, berhasil dibebaskan.

"Saya dengan senang hati memberi tahu bahwa Pastor Tom Uzhunnalil telah diselamatkan," ujar Menteri Luar Negeri India, Sushma Swaraj memposting di akun Twitter-nya, yang dilansir dari laman The Hindu, Rabu (13/9/2017).

Sejak penculikan Pastor Uzhunnalil, Swaraj telah membuat beberapa pernyatan mengenai upaya pemerintah untuk membebaskannya, seperti yang dapat pemerintah lakukan dalam kasus-kasus lain, misalnya pembebasan seorang pekerja bantuan dari Afghanistan. Namun, pemerintah menolak menjelaskan rincian pembebasan atau pun kondisi tersebut.

Menlu Swaraj hanya mengatakan bahwa Pastor Uzhunnalil saat ini telah berada di Vatikan.

Keberadaan sang pastor justru diketahui dari pernyataan resmi pemerintah Oman yang menegaskan bahwa Pastor Uzhunnalil sedang berada di Muscat setelah diselamatkan. Kementerian Informasi Oman juga merilis foto-foto Pastor Uzhunnalil yang terlihat berjenggot dan rapuh, berdiri di samping pesawat terbang.

"Menanggapi Perintah Kerajaan Yang Mulia Sultan Qaboos bin Said dan sesuai permintaan dari Vatikan untuk membantu menyelamatkan pegawai Vatikan, pihak berwenang yang berkepentingan di Kesultanan, dengan berkoordinasi dengan pemerintah Yaman, telah berhasil menemukan dia. Dia dipindahkan Selasa pagi ke Muscat untuk persiapan pulang ke rumah di Kerala," kata pernyataan resmi Oman tersebut.

Sementara itu, Konferensi Waligereja India mengucapkan terima kasih kepada Perdana Menteri Narendra Modi dan Swaraj karena "terus-menerus dan tekun" mencoba melepaskan pembebasannya.

"Dalam pertemuan berbeda dengan Menlu, dia meyakinkan kami bahwa Pastor Tom selamat dan Pemerintah akan melakukan segalanya untuk membebaskannya. Perdana Menteri juga telah meyakinkan kita bahwa semua akan dilakukan untuk membebaskannya," kata Konferensi Waligereja India tersebut dalam sebuah pernyataan.

Pendeta Tom Uzhunnalil diculik pada Maret 2016 ketika empat orang bersenjata berpose sebagai saudara dari salah satu penghuni rumah Misionaris Cinta Kasih di Aden menyerang rumah tersebut, menewaskan empat biarawati India, dua anggota staf wanita Yaman, delapan warga tua dan seorang penjaga.

'Pastor Tom', sebagaimana dia dipanggil, bersama dengan Kongregasi Salesian (Masyarakat Don Bosco), dan dilaporkan secara sukarela tinggal dan melayani di rumah tersebut setelah ribuan orang India dievakuasi dalam pecahnya kekerasan di Yaman.

Sejak saat itu, penculiknya, yang belum diidentifikasi, merilis dua video tentang dia, yang menunjukkan bahwa dia memohon untuk hidupnya, yang menyebabkan spekulasi bahwa mereka adalah tentara bayaran yang mencari uang tebusan.

Kekhawatiran tentang Pastor Uzhunnalil muncul pada Maret tahun ini ketika laporan tentang penahanannya dilakukan oleh ISIS, dan sebuah laporan online mengklaim bahwa dia akan "disalibkan sekitar Jumat Agung.

Namun, pada bulan April, para penculiknya merilis video lain yang menunjukkan bahwa dia hidup, di mana dia mengajukan permohonan lain, termasuk kepada Paus Francis di Vatikan. "Kondisi kesehatan saya memburuk dengan cepat dan saya memerlukan rawat inap sedini mungkin," tambahnya dalam rekaman tersebut.

Pada Juli 2017, Menteri Luar Negeri Sushma Swaraj juga bertemu dengan Abdulmalik Abduljalil Al-Mekhlafi, Wakil Perdana Menteri Yaman di Delhi, di mana dia menegaskan bahwa "Pastor Tom masih hidup dan Pemerintah Yaman telah melakukan semua upaya untuk membebaskannya" menurut sebuah rilis MEA.

Pemerintah Oman mengatakan pembebasan Uzhannalil dilakukan dengan "bantuan Oman" dan bahwa "pastor Vatikan tersebut mengucapkan terima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa dan penghargaan kepada Yang Mulia Sultan Qaboos.

Dia juga mengucapkan terima kasih kepada saudara laki-laki dan perempuannya dan semua kerabat dan teman-teman yang meminta keselamatan dan pembebasan dari Tuhan.

Editor : Lince Eppang

Apa Reaksi Anda?