Senin, 26 Februari 2018 | 00:06 WIB

  • News

  • Religi

PGI: Indonesia Darurat Sikap Toleransi

PGI menilai Indonesia sudah dalam situasi darurat sikap toleransi terhadap kebebasan beragama.
PGI
PGI menilai Indonesia sudah dalam situasi darurat sikap toleransi terhadap kebebasan beragama.

JAKARTA, NNC - Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia ( PGI) menilai bahwa, Indonesia sudah dalam situasi darurat sikap toleransi terhadap kebebasan beragama serta dalam menjalankan kegiatan peribadatannya. Demikian Pernyataan Sikap PGI tentang "Kekerasan kepada Para Tokoh Agama dan Kegiatan lbadah".

"Hal ini disampaikan mencermati kekerasan kepada para tokoh agama dan kegiatan ibadah belakangan ini kerap terjadi. Setidaknya ada empat kasus penyerangan terhadap tokoh agama dan kegiatan ibadah yang sudah menjadi sorotan masyarakat," kata Kepala Humas PGI Jeirry Sumampow, Selasa (13/2/2018).

Kasus penyerangan yang dimaksud Jeirry diantaranya, kekerasan terhadap pengasuh Pondok Pesantren Al-Hidayah Cicalengka, Bandung, KH. Umar Basri pada 29 Januari 2018, penganiayaan terhadap ulama sekaligus Pimpinan Pusat Persatuan lslam (PERSIS), HR. Prawoto hingga meninggal dunia pada l Februari 20LB, persekusi Biksu Mulyanto Nurhalim dan pengikutnya di Desa Caringin Legok, Tangerang pada 5 Februari 2AL8; serta penyerangan Gereja Santa Lidwina, Bedog, Sleman, Yogyakarta pada 11 Februari 2018.

"Kejadian ini mengingatkan kita kembali akan beberapa tindak kekerasan yang terjadi sebelumnya di Gereja Santo Yoseph, Medan pada 27 Agustus 2016 dan Gereja Oikoumene, Samarinda pada 13 November 2016, yang jika dibiarkan bukan tak mungkin akan makin menggejala di masa depan," kata Jeirry.

Karena itu, PGI mengimbau semua pihak untuk menahan diri dan tidak terpancing oleh provokasi- provokasi yang dapat memperkeruh situasi.


Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Lince Eppang

Apa Reaksi Anda?