• News

  • Religi

Ketua DPR: Kemajemukan adalah Sumber Kekuatan Utama Bangsa Indonesia

Perayaan Natal di DPR
istimewa
Perayaan Natal di DPR

JAKARTA, NNC- Perayaan Natal bersama di lingkungan Sekretariat Jenderal dan Badan Keahlian DPR RI merupakan momentum untuk memperkuat semangat Kebhinekaan. Sebab, kemajemukan yang ada di dalam masyarakat justru sumber kekuatan utama bagi bangsa Indonesia.

Pernyataan itu disampaikan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet) saat menghadiri Perayaan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 di Gedung Nusantara IV Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, belum lama ini.

“Perkenankan saya mengucapkan Selamat Natal 2018 dan Selamat Tahun Baru 2019 bagi seluruh tamu undangan yang hadir pada malam hari ini. Saya hadir di ruangan ini bersama saudara-saudari sekalian, karena saya menganggap acara ini merupakan momen yang sangat penting. Momen penting bagi keindonesiaan kita,terutama bagi toleransi dan  masa depan bangsa kita,” kata pria yang akrab disapa Bamsoet,itu.

Perayaan Natal bersama kali ini bertema 'Yesus Kristus Adalah Hikmat Bagi Kita Semua' dan sub tema Melalui Perayaan Natal Ini Kita Tingkatkan Berbagai Kasih Damai dan Kepedulian Dalam Toleransi dan Kemajemukan Indonesia Untuk Kesejahteraan Sesama.

Dalam kesempatan itu, mantan Ketua Komisi III DPR, Bambang Soesatyo menegaskan, bahwa sikap toleransi dan dukungan merupakan ruang kekeluargaan yang dimiliki oleh bangsa Indonesia. Dengan demikian sehingga kemajemukan yang ada di dalam masyarakat Indonesia bukan menjadi sumber pemecah belah melainkan harus menjadi kekuatan utama bangsa Indonesia.

"Agama apapun mengajarkan, untuk senantiasa menyebarkan cinta kasih kepada sesama. Karena itu, siapapun tidak boleh menjadikan agama sebagai alat permusuhan apalagi sebagai alat politik. Karena itu saya menilai, kehadiran saya dalam Perayaan Natal malam ini sangatlah penting, sehingga dapat memancarkan semangat kebangsaan di tahun politik ini yang semakin panas,” ujarnya bersemangat.

Dijelaskan Anggota DPR RI dari daerah pemilihan VII Jawa Tengah yang meliputi Kabupaten Purbalingga, Banjarnegara, dan Kebumen ini menambahkan, penting untuk membuka ruang dialog diantara pemeluk agama, agar melalui dialog tersebut,antar umat beragama bisa menguatkan satu sama lain meskipun berbeda keyakinan, namun tetap bersaudara dalam kemanusiaan.

Sementara itu, Ketua Panitia Natal Bara Hasibuan pada kesempatan yang sama menyatakan, bahwa tema yang diambil untuk tahun ini yaitu “Yesus Kristus Adalah Hikmat Bagi Kita Semua”. Yesus sang Juruselamat telah lahir untuk menyelamatkan manusia, untuk menjadi berkat khususnya bagi seluruh umat.

“Jadi kami anggap bahwa pesan-pesan kelahiran Yesus itu penuh dengan pesan damai, cinta kasih, dan sangat relevan bagi situasi bangsa indonesia sekarang ini, terutama pada konteks tahun politik dalam menyambut Pemilihan Presiden dan Pemilihan Legislatif 2019,” kata politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu.

Tampak hadir dalam acara Perayaan Natal tersebut, Ketua MPR Zulkifli Hasan, Ketua DPD RI Oesman Sapta Odang, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman RI, Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Susana Yembise, para Duta Besar, dan Persatuan Gereja Indonesia (PGI), perwakilan Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), serta Anggota DPR RI lainnya.

Reporter : Dominikus Lewuk
Editor : Wulandari Saptono

Apa Reaksi Anda?