• News

  • Romansa

Tips Mengatasi dan Mencegah Kualitas Sperma yang Buruk

Secara umum, kualitas sperma yang buruk terbagi menjadi dua istilah yakni oligospermia dan azoospermia.
Deccan Chronicle
Secara umum, kualitas sperma yang buruk terbagi menjadi dua istilah yakni oligospermia dan azoospermia.

JAKARTA, NNC - Secara umum, kualitas sperma yang buruk terbagi menjadi dua istilah yakni oligospermia dan azoospermia. Yang dimaksud dengan oligospermia apabila jumlah sel sperma yang terdapat setiap kali ejakulasi kurang dari 20 juta sel sperma.

Sementara azoospermia yakni tidak ditemukannya sel sperma dari setiap ejakulasi. Lantas, bagaimana cara mengatasinya?

Dijelaskan dokter spesialis andrologi dr Nugroho Setyawan Sp.And, asupan nutrisi serta gaya hidup baik adalah cara ampuh mengatasi ataupun melakukan pencegahan masalah kesuburan.

Kualitas sperma yang baik didukung asupan gizi yang seimbang baik karbohidrat, protein, vitamin, mineral dan lemak. Mengonsumsi suplemen seng dan folat tinggi bisa meningkatkan produksi sperma. Selain itu seng dan folat juga paling banyak ditemukan pada sayuran warna hijau seperti kol, sawi, bayam.

Sementara itu untuk mengatasi masalah sperma encer akibat radikal bebas seperti polusi dianjurkan mengonsumsi makanan ikan laut, kerang, daging sapi dan biji-bijian yang mengandung selenium.

Vitamin E dan C juga diyakini meningkatkan jumlah sperma yang bisa diperoleh dari sayur dan buah seperti strawberry, jambu biji, jeruk, sayuran hijau serta kiwi yang juga mengandung beta karoten yang sangat bermanfaat mematangkan sperma.

Guna menjaga sperma agar tetap bagus dan sehat perbanyak konsumsi makanan yang mengandung banyak protein seperti daging ayam, ikan, domba dan sapi. Mengonsumsi bawang putih satu siang per hari juga bisa mencegah terjadinya bakteri, virus dan jamur yang membuat kualitas sperma berkurang.

Tak hanya itu, melakukan olahraga teratur, selalu berpikir positif, menghindari rokok, kafein, alkohol, bisa mengatasi masalah kesuburan pria.

Hal-hal lain yang juga harus dihindari adalah memakai celana dalam ketat, sering mandi berbendam air panas, obesitas, dan berganti-ganti pasangan juga bisa mencegah oligospermia.

Reporter : Christophorus Aji Saputro
Editor : Lince Eppang

Apa Reaksi Anda?