• News

  • Romansa

6 Komunikasi Sehat untuk Menghindari Konflik dengan Pasangan

Komunikasi merupakan dasar utama dalam rumah tangga.
Youwat
Komunikasi merupakan dasar utama dalam rumah tangga.

JAKARTA, NNC - Komunikasi merupakan dasar utama dalam rumah tangga. Dengan komunikasi yang lancar maka akan tercipta keharmonisan dalam hubungan suami istri. Namun, tak sedikit pula pasangan yang mengalami masalah dalam menjalin komunikasi.

Jika komunikasi sudah mengalami hambatan maka yang terjadi adalah timbulnya konflik dalam rumah tangga. Bagaimana sebaiknya menjaga dan menjalin komunikasi yang sehat?

Menjaga komunikasi agar lancar dalam rumah tangga memang membutuhkan usaha khusus, namun bukan berarti sulit untuk dijalani. Beberapa tips berikut dapat membantu Anda dalam menjalin komunikasi yang sehat dan efektif dengan pasangan seperti dirangkum dari berbagai sumber:

1. Terbuka dan Jujur. Kedua hal tersebut adalah dua hal yang paling utama dimiliki oleh setiap pasangan. Jika kedua hal itu sudah tidak ada maka komunikasi pun akan menjadi tidak sehat. Keterbukaan bisa menjadi sarana bagi Anda dan pasangan mengenal lebih dalam karakter masing-masing. Misalnya, bagaimana ia mengekspresikan marahnya dan apa yang diinginkannya.
Sebaiknya ungkapkan secara verbal apa yang Anda rasakan kepada pasangan. Pasangan Anda bukanklah peramal yang bisa menebak langsung apa keinginan hati Anda jika Anda tidak mengungkapkannya.

2. Saling Percaya. Adanya rasa pecaya antara satu sama lain membuat kita merasa yakin dengan apa yang dilakukan pasangan. Rasa percaya ini juga membantu masing-masing untuk melakukan berbagai hal dengan leluasa tanpa takut untuk dicurigai orang lain.

3. Kontrol Diri. Saat berkomunikasi dengan pasangan penting adanya kontrol diri untuk mengendalikan emosi. Saat pasangan marah, Anda harus dapat mengontrol diri untuk tidak ikut terbawa emosi dan menyampaikan pesan dengan marah juga. Jika amarah pasangan Anda lawan dengan amarah juga tentu isi pesan yang ingin Anda utarakan juga tidak akan tersampaikan dengan baik.
Perasaan memaafkan harus Anda tumbuhkan terlebih dulu untuk bisa mengendalikan emosi. Rasa memaafkan dengan tulus akan membuat hati Anda lebih tenang sehingga tidak akan mengungkit kesalahan pasangan yang sama di lain waktu.

4. Pendengar yang Baik. Dalam berkomunikasi jangan selalu Anda yang ingin didengar tapi Anda juga harus bisa menjadi pendengar yang baik. Termasuk juga tidak memotong pembicaraan ketika pasangan sedang mengutarakan sesuatu. Dengan menjadi pendengar yang baik nantinya tidak akan terjadi kesalahpahaman.

5. Kesetaraan dan Kesamaan Sikap. Dalam melakukan komunikasi harus ada kesetaraan antara kedua belah pihak. Tidak ada pandangan bahwa suami derajatnya lebih tinggi daripada istri atau sebaliknya. Dengan adanya posisi setara ini, komunikasi yang terjalin secara tidak langsung membantu merasa nyaman baik dengan diri kita maupun dengan pasangan.

Komunikasi yang sehat berorientasi pada hubungan yang harmonis. Komunikasi yang sehat tercipta bila kedua belah pihak memiliki visi yang sama bahwa hubungan yang dijalani merupakan sesuatu yang penting. Jika Anda dan pasangan menempatkan hubungan pada prioritas yang sama maka ketika terjadi permasalahan Anda berdua akan segera mencari jalan keluar untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.

6. Komunikasi Non Verbal. Dalam hubungan tidak hanya ada komunikasi verbal saja, komunikasi non verbal juga sama pentingnya. Memberikan sentuhan, belaian, tatapan dan bahasa tubuh lainnya saat berkomunikasi tentu akan memberi makna berbeda ketika Anda berkomunikasi dengan pasangan. Melalui komunikasi non verbal tersebut pasangan akan lebih mudah menangkap apa yang ingin Anda sampaikan.

Reporter : Christophorus Aji Saputro
Editor : Lince Eppang

Apa Reaksi Anda?