• News

  • Romansa

Ini Tanda Miss V Siap Lakukan Hubungan Intim

Bagi pasutri, respon seksual juga didorong oleh suasana hati dan komunikasi yang baik.
Digisalon
Bagi pasutri, respon seksual juga didorong oleh suasana hati dan komunikasi yang baik.

JAKARTA, NNC - Spesialis Andrologi dari RSUP Fatmawati dr Nugroho Setiawan Sp And mengatakan, Miss V istri yang siap melakukan hubungan intim ditunjukkan dengan tanda, sudah timbulnya respon seksual. Respon seksual pada istri ini butuh dirangsang dan sang wanita pun perlu merangsang diri.

Apabila suasana, hati, waktu dan keadaan mendukung, proses dirangsang dan merasang pada istri dapat terjadi dalam waktu 30 menit. Tetapi sebaliknya, apabila suasana, hati, waktu dan keadaan tidak mendukung, respon seksual akan buruk dan membutuhkan waktu lebih dari 30 menit.

"Miss V yang siap lakukan penetrasi ditunjukkan dengan timbulnya respon seksual. Kalau belum ada respon seksual, penetrasi tidak bisa dinikmati dengan baik sehingga perlu foreplay dan komunikasi diantara suami dan istri," jelas Nugroho dalam acara Diskusi Media dengan tema Kesadaran Pasien Akan DE, Kunci Keberhasilan Pengobatan di Jakarta, Rabu (29/8/2018).

Lebih lanjut, dr Nugroho memaparkan bahwa tanda Miss V siap penetrasi adalah keadaannya telah basah dan lunak. Bibir Miss V juga akan melebar, dari 4cm menjadi 12cm serta menggelembung.

Ketika penetrasi berlangsung, suami perlu bertahan ereksi selama 7-15 menit, sebagai rentang waktu normal. Apabila suami tidak mampu bertahan dalam waktu tersebut, diindikasikan suami alami prematur ejakulasi.

"Ereksi itu pembesaran Mr P. Ada empat kekerasan ereksi Mr P yang pertama adalah skala satu, dimana Mr P membesar namun tidak mengeras, seperti tahu. Skala dua, yakni disaat Mr P keadaannya seperti pisang rebus, skala tiga disaat Mr P keadaannya seperti sosis dan skala keempat, sebagai skala terbaik, keadaannya keras seperti timun muda," jelas dr Nugroho.

Kata dr Nugroho, kekerasan yang ke empat adalah kekerasan terbaik dari Mr P. Apabila tidak sekeras timun muda, maka dikatakan suami mengalami Disfungsi Ereksi (DE). DE merupakan ketidakmampuan untuk mencapai dan/atau mempertahankan ereksi untuk aktivitas seksual yang memuaskan.

"Suami yang alami DE perlu melakukan terapi DE. Terapi DE terdiri dari tiga lini, yakni lini pertama, kedua serta tiga dan terapi herbal tidak masuk dalam kategori ini," kata dr Nugroho.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Lince Eppang

Apa Reaksi Anda?