• News

  • Sains

Asteroid Misterius Ini, Diklaim "Mata-mata" Cari Tanda Kehidupan oleh Alien

Asteroid misterius ini, diklaim
Breakthrough
Asteroid misterius ini, diklaim "Mata-mata" cari tanda kehidupan oleh Alien.

JAKARTA, NNC - Sebuah asteroid misterius yang disebut Oumuamua, yang pernah terlihat di tata surya, bisa menjadi layar matahari alien yang dikirim untuk mencari tanda-tanda kehidupan, sebuah studi baru telah mengklaim.

Astronom dari Harvard Smithsonian Centre for Astrophysics (CfA) menganalisis bentuk cerutu aneh dari objek, dan dorongan tak terduga dalam kecepatan dan pergeseran lintasan saat melewati tata surya bagian dalam, tahun lalu. Mereka menyimpulkan bahwa asteroid aneh itu mungkin adalah cahaya buatan.

Layar menangkap secara konstan streaming partikel-partikel matahari, yang disebut foton, dengan layar raksasa yang dibangun dari bahan yang ringan. Seiring waktu, penumpukan partikel-partikel ini memberikan daya dorong yang cukup bagi pesawat ruang angkasa untuk melakukan perjalanan di angkasa.

Penelitian, "Dapatkah Tekanan Radiasi Matahari Menjelaskan Percepatan Aneh Oumamua" mencuat, dilakukan oleh Shmuel Bialy, seorang peneliti pasca doktoral di Institut CfA untuk Teori dan Komputasi (ITC) dan Profesor Abraham Loeb, direktur ITC, Frank B Baird Jr Profesor Sains di Universitas Harvard, dan ketua ketua Komite Penasihat Starshot Breakthrough, dilansir dari laman Daily Mail, Senin (5/11/2018).

Para peneliti mengatakan akselerasi yang aneh bisa menjadi hasil dari radiasi matahari mendorong layar matahari raksasa. Mereka menemukan sebuah layar yang hanya sepersekian milimeter tebal (0,3-0,9 mm) akan cukup untuk selembar bahan padat untuk bertahan hidup selama perjalanan melalui seluruh galaksi.

Atau, skenario yang lebih eksotis adalah bahwa Oumuamua mungkin merupakan penyelidikan operasional penuh yang dikirim secara sengaja ke sekitar Bumi oleh peradaban alien, peneliti menambahkan.

Pilihan lain, yang menjelaskan kurangnya komunikasi, kurangnya jenis sinyal apa pun bisa berarti objek raksasa sebenarnya adalah 'kapal karam alien'.

Profesor Loeb sebelumnya menulis dalam Scientific American, "Oumuamua bisa menjadi kasus pertama yang diketahui dari relik buatan yang melayang di Tata Surya dari ruang antar bintang.

"Peluang ini membangun landasan potensial bagi batas baru arkeologi ruang angkasa, yaitu mempelajari peninggalan dari peradaban masa lalu di ruang angkasa," kata dia.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Sulha Handayani

Apa Reaksi Anda?