• News

  • Singkap Sejarah

Inilah 4 Kisah Kado Natal Paling Menyentuh Hati dalam Sejarah Dunia

Kado Natal
mikahosting.space
Kado Natal

LONDON, NNC - Natal merupakan hari paling istimewa bagi para umat kristiani di seluruh dunia. Karena Natal, merupakan perayaan akan kelahiran Yesus Isa Almasih, seperti manusia biasa, maka perayaannya pun dibuat sedemikian rupa seperti manusia.

Ekspresi dari itu adalah dirayakannya dengan memberI atau menukarkan kado Natal di antara umat kristiani. Kado disimbolkan sebagai hadiah Natal yang paling istimewa. Sebuah ekspresi dari kegembiraan dalam merayakan Natal itu.

Pemberian kado Natal ini juga sebenarnya sudah berlangsung sangat lama sekaligus digambarkan oleh sosok Sinterklas (Santa) dengan kereta rusanya. 

Dalam ceritanya, kehadiran ‘santa-santa’ pada saat itu sebagai malaikat penolong umat miskin bahkan kebaikan santa ini tiada tanding dimana mereka dengan ikhlas memberikan kebutuhan sehari-hari, mulai dari makanan, pakaian, dan uang sebagai alat penyambung hidup.

Sejauh ini santa – santa itu pun hadir di setiap negara , mereka punya kisah yang begitu mulia saat perayaan Natal tiba seperti beberapa kisah kado Natal paling menyentuh hati di dunia.

Bagaimana kisah – kisah kado Natal paling menyentuh hati itu ?  Seperti yang dilansir dari Merdeka.com, kemudian diteruskan Palingseru, dan kini Netralnews menyaringnya lagi di sini

1. Relawan Ini Salurkan Kado Natal kepada 250 Gelandangan di London

Kisah kado Natal paling menyentuh hati yakni terjadi di negara London yang dilakukan oleh seorang relawan bernama Adam Wheewall .  Adam seringkali membagikan kado Natal untuk ribuan gelandangan di setiap sudut kota London.  

“Semua tunawisma, laki, perempuan, tua, muda, harus dijauhkan dari diskriminasi, kita harus menghormati hal tersebut, tidak ada alasan yang dirasa adil mengapa mereka menjadi tunawisma, mereka sama seperti kita,” ujar Adam.

Tercatat Adam telah memberikan bantuan kepada 250 gelandangan di London dan telah menghabiskan dana sebesar 10 ribu poundsterling atau setara dengan Rp 202,7 juta.

Editor : Thomas Koten

Apa Reaksi Anda?