• News

  • Singkap Sejarah

Sejarah dan Tradisi Menyambut Tahun Baru Paling Unik dari Seluruh Dunia

Berenang di air dingin, Inggris
bbc
Berenang di air dingin, Inggris

MANILA, NNC - Sejarah dan tradisi berjalan dalam kebersatuan dengan waktu dan prilaku manusia. Perilaku manusia yang terus-menerus dilakukan dan dijalankan secara turun temurun, itulah disebut tradisi.

 Kata seorang filsuf dari Perancis, trasidi adalah sesuatu yang diturunkan tanpa surat wasiat. Meski tanpa surat wasiat, toh ia akan dijalankan secara terus-menerus.

Tinggal beberapa hari lagi, seluruh warga dunia di berbagai negara akan meninggalkan tahun 2017 dan menyambut tahun 2018. Karena itu, banyak warga di dunia sudah mulai merancang acaranya masing-masing dalam meninggalkan tahun 2017 dan menyambut tahun 2018.

Lebih daripada itu, karena pergantian tahun ini sudah terjadi –boleh dikatakan sudah 2000 tahun lebih dan kini memasuki tahun ke-2018, maka tentu saja setiap suku bangsa dan agama di dunia sudah memiliki semacam tradisi untuk melakukan ritual atau merayarakan momentum pergantian tahun itu.

Nah, bagaimana tradisi yang dilakukan setiap negara di dunia dalam merayakan pergantian tahun itu? Di bawah ini, Netralnews mencoba memaparkan sejumlah kebiasaan yang dilakukan secara turun temurun di berbagai negara dalam menutup tahun dan menyongsong tahun baru.

1. Membuka Pintu Lebar-lebar, Filipina

Semua orang pasti kepengen mendapat rejeki, keberuntungan, nasib dan segudang hal-hal baik lainnya di tahun baru. Pasti itu.

Masyarakat di Filipina akan membuka semua pintu di rumah menjelang malam tahun baru agar semua energi negatif dan hal-hal buruk keluar dari rumah, serta mengundang datangnya hal-hal baik dan energi positif untuk masuk ke dalam rumah mereka.

2. Minum ‘Jus Abu’, Rusia

Penduduk Rusia dalam menutup tahun lama dan membuka jendela tahun baru dengan sejumlah perilaku yang aneh dan unik. Mungkin juga terkesan lucu. Tetapi, itulah yang terjadi. 

Kenapa? Nyatanya, penduduk Rusia benar-benar melakukan ritual yang agak lucu dan terkesan aneh itu. 

Di malam tahun baru mereka menuliskan semua keinginan mereka di selembar kertas, lalu membakarnya dan memasukkan abu kertas itu sebagai campuran dalam vodka trus meminumnya.

 O ya, minuman jus abu ini musti diminum sebelum meniup terompet tahun baru. Kalau dilanggar bisa-bisa keinginan mereka tidak akan terkabul!

3. Melewatkan Malam di Kuburan, Chile

Tradisi yang menguji nyali ini dilakukan masyarakat Chile yang tinggal di Talca, yaitu sebuah kota di Chile tengah. Meski berbau horor, namun mereka menganggapnya sebagai prosesi yang harus dijalankan jika ingin merayakan tahun baru bersama anggota keluarga yang telah meninggal.

 Areal pemakaman dibuka beberapa saat menjelang tengah malam agar warga yang ingin bermalam tahun baru di situ bisa datang dan menyiapkan properti yang dibutuhkan. 

Lilin-lilin dinyalakan di sekitar pemakaman dan para pengunjung dapat menikmati lantunan musik klasik sambil bertahun baru bersama almarhum ayah, ibu atau nenek mereka.

4. Berenang di Danau, Jerman

Berenang di malam tahun baru? Kayaknya biasa banget alias mungkin sudah biasa. Tapi gimana kalau acara berenang ini dilakukan para kakek dan nenek yang memakai kostum lucu-lucu? Kebayang ‘kan serunya! 

Ya, begitu deh! Di sana, beberapa warga lanjut usia di Berlin, Jerman, diberitakan menyambut malam tahun baru biasa dilakukan dengan berenang rame-rame di Danau Oranke. Belum jelas sejak kapan tradisi ini mulai dilakukan, tapi yang jelas berenang rame-rame di malam tahun baru bukan tradisi milik warga Jerman saja.

Sekitar 1000 orang merayakan pergantian tahun dengan rame-rame menceburkan diri ke perairan Pantai Utara Schveningen, Belanda, tepat di jam 12 malam. 

Sementara di Roma, Italia, empat orang melompat dari Jembatan Cavour yang berketinggian 17 meter untuk terjun ke sungai di tengah hawa yang dingin menusuk tulang.

5. Melemparkan Mebel dari Jendela, Afrika Selatan

Tahun baru, perabot baru. Sepertinya itulah yang membuat orang-orang di Afrika Selatan melakukan tradisi ini. Tapi tradisi ini berubah menjadi malapetaka buat orang lain karena perabot lama harus dilemparkan lewat jendela. 

Akibatnya banyak pejalan kaki yang terluka kena meja, kursi atau apapun yang dilemparkan secara serampangan. Kepolisian Afrika Selatan pun kadang-kadang jadi kewalahan akibat meningkatnya laporan kecelakaan karena pelemparan perabot di setiap malam pergantian tahun.

Tradisi ini sekarang dinyatakan terlarang di Afrika Selatan, dan mereka yang masih melakukannya akan ditangkap dan dijatuhi hukuman.

6. Memakai Baju Putih, Brazil

Perayaan tahun baru di Brazil bukan hanya hura-hura super heboh di Pantai Copacabana. Pesta pantai itu membuat satu tradisi lain yang dilakukan warga Brazil saat menyambut tahun baru seperti terpinggirkan. 

Mereka memakai baju berwarna putih di malam tahun baru untuk menyimbolkan harapan untuk masa mendatang. Di malam tahun baru para warga Brazil berjalan kaki menuju pantai dan melemparkan bunga ke laut sambil memanjatkan doa untuk kehidupan yang lebih baik.

7. Ciuman Massal, Italia

St Mark Square di Venesia, Italia, memang terkenal berkat kemegahan pesta kembang apinya. Tapi tradisi yang satu ini sepertinya lebih heboh. 

Ribuan orang berciuman di lapangan Kota Piazza begitu lonceng tahun baru berdentang, sebagai tanda sambutan mereka yang penuh cinta pada datangnya tahun baru. 

Sayangnya belum ada keterangan jelas apakah mereka yang berciuman ini adalah pasangan kekasih atau bukan. Runyam juga ‘kan kalo terpaksa berciuman dengan orang yang tidak kita kenal sama sekali?

Pasti ada perasaan nikmat, bercampur bingung, tetapi bisa juga menjijikan. Iya, jijiklah.

Bagaimana tradisi di keluarga, di suku dan di tempat Anda tinggal dalam acara menutup tahun dan membuka lembaran baru di tahun yang akan datang?

Sumber: Disarikan dan dielaborasi dari Pegipegi

 

Editor : Thomas Koten

Apa Reaksi Anda?