Senin, 26 Februari 2018 | 00:27 WIB

  • News

  • Singkap Sejarah

Ngeri, Ini 5 Ramalan Nostradamus untuk 2018

Nostradamus
ebaumsworld
Nostradamus

JAKARTA, NNC - Beberapa hari belakangan ini, gempa bumi mengguncang Banten dengan kekuatan lumayan besar, yakni 6,1 SR. Gempa bumi kemudian terjadi secara beruntun setelah itu, meski skalanya kecil.

Selain itu, gempa bumi juga terjadi di Papua dan beberapa tempat lain.

Selain gempa bumi, badai dan angin kencang pun terjadi di sejumlah tempat. Akhir Januari 2018, puluhan rumah di Flores Timur, dihempas angin kencang. Tanah longsor pun terjadi di sejumlah tempat. Lalu, apakah tahun 2018 ini bencana alam akan terus terjadi?

Pertanyaan ini sulit dijawab dan kita juga tidak berharap demikian. Tetapi, jika dirunut jauh ke belakang, sejumlah prediksi tentang peristiwa-peristiwa mengerikan yang akan terjadi pada 2018 ini sebenarnya sudah dikemukakan.

Sebut saja ramalan sang peramal legendaries Nostradamus. Sosok satu ini terkenal akan ramalannya yang banyak menjadi kenyataan, padahal ia menuliskannya ratusan tahun lalu. Ramalannya yang paling fenomenal salah satunya adalah kemenangan Trump di Amerika Serikat.

Nah, berbicara soal Nostradamus dan 2018, siapa sangka jika si peramal Perancis ini juga memiliki ramalannya. Bersiap-siaplah, karena apa yang akan dikatakan Nostradamus ini mungkin sangat tidak menyenangkan dan bisa membuat Anda merinding.

Terjadinya bencana dahsyat yang menggetarkan Bumi
Untuk 2018, Nostradamus meramalkan adanya suatu gempa dahsyat menghantam Tiongkok yang menyebabkan banyak korban jiwa berjatuhan.

Peramal asal Prancis ini juga menyebutkan akan adanya pergerakan dari dalam perut bumi berupa gejolak “Cicin Api Pasifik” yang tidak pernah terjadi sebelumnya. Hal tersebut berpotensi menyebabkan banyak gunung api meletus pada tahun ini.

Salah satu prediksi lainnya adalah Gunung Vesuvius di Italia yang akan kembali meletus. Sebagai informasi, letusan gunung ini sebelumnya, menyebabkan seluruh penduduk Pompeii tewas.

Air laut akan naik dengan ekstrem
Perubahan ketinggian permukaan air laut akibat mencairnya es di kedua kutub Bumi dewasa ini sangat mengkhawatirkan. Pasalnya, apabila hal tersebut terus terjadi akan menyebabkan banyak daratan tenggelam.

Nostradamus melalui ramalannya juga menjelaskan bahwa pada tahun ini akan banyak kota tenggelam.

Selain air yang akan menggenangi sejumlah kota di bumi, sinar matahari juga prediksi akan semakin tinggi gelombangnya. Dalam sajaknya dia menguraikan, “Raja-raja akan mencuri hutan, langit akan terbuka, dan ladang-ladang akan dibakar oleh panasnya.”

Hal tersebut diprediksi menggambarkan bagaimana radiasi sinar matahari akan semakin besar pada 2018 ini.

Runtuhnya perekonomian global pada 2018
Gejolak perekonomian dunia tahun ini juga tidak lepas dari ramalan Nostradamus. Sang peramal mengatakan bahwa, “Orang-orang kaya akan berkali-kali jatuh.” Hal itu tentu menggambarkan bagaimana ekonomi pada 2018 ini.

Ramalan tentang ekonomi itu juga dikuatkan oleh seorang ekonom bernama Martin Armstrong lewat prediksinya yang mengatakan bahwa 2018 akan ada keruntuhan ekonomi, banyak disebabkan karena meningkatnya kebencian terhadap “status quo”.

Meletusnya perang dunia ketiga yang menyebabkan banyak tangis
“Perang besar akan dimulai di Prancis dan kemudian semua Eropa akan diserang. Perang ini akan berlangsung lama dan menakutkan bagi semua orang dan akhirnya akan ada kedamaian tapi hanya sedikit yang akan menikmatinya.”

Demikian bentuk ramalan dari Nostradamus yang menyatakan akan adanya perang dunia 3 pada tahun ini. Peperangan tersebut menyebabkan kehancuran dan bahkan banyak pertumpahan darah.

Jadi kalau kita terjemahkan secara harafiah, gejolak akan dimulai di Perancis kemudian akan lanjut dengan invasi di Eropa. Kondisi ini akan bertahan cukup lama dan memakan banyak korban.

Serangan besar-besaran yang akan dilakukan negara adidaya
Konflik yang melibatkan Amerika Serikat sebagai negara adidaya dengan negara di kawasan Timur Tengah akan mencapai puncaknya pada tahun ini. Kata sang peramal Nostradamus dalam sajaknya mengatakan, “Sangkakala palsu itu akan memancing pertengkaran besar. Kesepakatan akan dipatahkan dan wajah dari susu dan madu tergeletak di tanah.”

Banyak orang yang mengartikan sangkakala sebagai pemimpin AS dan dia akan membawa negara ini kepada operasi militer besar-besaran di kawasan Timur Tengah yang pada akhirnya membawa kehancuran.

Apakah penegasan Trump bahwa Yerusalem akan dijadikan ibukota Israel adalah titik pusat yang melahirkan operasi militer itu?

Berkaca pada apa yang pernah dikatakan Nostradamus dan kemudian terjadi, tentu membuat banyak orang percaya akan kebenaran ramalannya ini.

Reporter : Thomas Koten
Editor : Y.C Kurniantoro

Apa Reaksi Anda?