• News

  • Sisi Lain

Bagi Para Pemudik, Waspada di Tempat-Tempat Angker Ini

Kecelakaan di Tanjakan Emen.
Istimewa
Kecelakaan di Tanjakan Emen.

JAKARTA, NNC - Bagi pemudik yang menggunakan transportasi darat, jalur Pantai Utara (Pantura) menjadi jalur utama dalam ziarah mudik. Jalur utama Pulau Jawa yang menghubungkan Jawa Barat hingga Jawa Timur dengan lintasan sepanjang 1.316 kilometer.

 
Wilayah yang dilewati antara lain Cilegon, Tangerang, Bekasi, Karawang, Cikampek, Subang, Indramayu, Cirebon, Brebes, Tegal, Pemalang, Pekalongan, Batang, Kendal, Semarang, Demak, Kudus, Pati, Rembang, Tuban, Lamongan, Gresik, Surabaya, Sidoarjo, Pasuruan, Probolinggo, Situbondo, dan Banyuwangi.

Jalur ini dibangun pada masa pemerintahan kolonial Belanda berdasarkan instruksi dari Jendral Herman Willem Daendels. Selama jalur ini dibuat, banyak korban berjatuhan, terutama para pribumi yang bekerja pada masa rodi tersebut.

Bagi pemudik ada baiknya untuk waspada ketika melewati jalur Pantura. Pasalnya, di jalur ini dari tahun ke tahun semakin dirasa angker, lantaran semakin banyak korban jiwa, karena kecelakaan. Penyebab kecelakaan tersebut terjadi karena berbagai faktor, salah satunya dipercaya karena ada gangguan makhluk halus.

Namun, tak hanya di jalur Pantura, di jalur Selatan juga terdapat beberapa wilayah yang perlu diwaspadai karena keangkerannya.

Berikut informasi dari berbagai sumber mengenai jalur-jalur maut dan angker yang perlu diwaspadai bagi pemudik, supaya bisa berhati-hati.

Jalur Cadas Pangeran
Jalur ini ada di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Jalur yang menghubungkan antara Bandung dan Sumedang memang sering dilintasi pengendara, terutama di musim mudik.

Kawasan jalur ini merupakan daerah perbukitan. Sudah tak terhitung longsor terjadi dan menimbun jalan di jalur ini.

Banyak kecelakaan yang memakan korban jiwa di sini. Saking banyaknya, jalur ini disebut salah satu jalur paling angker di Jawa Barat.

Banyak masyarakat setempat juga mempercayai adanya sosok hantu wanita cantik sebagai penunggu Jalur Cadas Pangeran. Sosok hantu itu kerap membuat pengendara, khususnya pengendara motor jatuh ke jurang.

Tol Cipularang
Satu lagi jalur maut dan rawan kecelakaan di Jawa Barat, yakni Tol Cipularang. Tak terhitung kecelakaan sudah terjadi di sini. Beberapa di antaranya memakan korban jiwa.

Jalan tol yang menghubungkan Jakarta dan Bandung ini memang berbeda dari jalan tol lainnya. Jika tol lain terbentang lurus, beda dengan Cipularang. Banyak titik di tol ini yang berkelok dan menikung tajam.

Kelokan dan tikungan tajam itu dibuat untuk mengikuti kontur pegunungan di kanan-kiri Tol Cipularang. Di samping itu, daerah pegunungan di sini konon merupakan sarang makhluk-makhluk astral.

Tak mengherankan, setiap kecelakaan terjadi kerap dikaitkan dengan hal-hal mistis. Banyak masyarakat percaya, makhluk-makhluk gaib itu menjadi penyebab kecelakaan di Tol Cipularang. Bahkan ada yang menyebut, korban jiwa akibat kecelakaan merupakan tumbal persembahan untuk makhluk gaib tersebut.

Jalan Munjul
Kabupaten Garut, Jawa Barat, juga memiliki jalan yang terkenal karena rawan kecelakaan. Jalan Munjul namanya. Sudah banyak kecelakaan terjadi di sini. Rata-rata seminggu bisa terjadi tiga sampai empat kali kecelakaan di lokasi ini.

Tak hanya rawan, Jalan Munjul juga dipercaya banyak warga sekitar sebagai tempat angker tempat berdiamnya makhluk halus. Sekaligus, kecelakaan-kecelakaan itu erat kaitannya dengan mitos makhluk halus penunggu Jalan Munjul.

Tanjakan Emen
Kejadian kecelakaan di Tanjakan Emen sudah tak terhitung dengan jari. Hampir setiap kecelakaan di sini, memakan korban. Banyak pengendara yang melintasi daerah angker mengalami kejadian aneh dan menakutkan.

Misalnya saja, tiba-tiba rem mendadak blong, kendaraan tiba-tiba mogok, mobil atau bus tiba-tiba tergelincir meski kondisi jalan tidak basah, dan sopir atau penumpang yang tiba-tiba kesurupan saat melintas di situ.

Sehingga, tanjakan di Kabupaten Subang ini disebut sebagai tanjakan yang sangat angker. Berdasar cerita turun-temurun di sini, nama Emen diambil dari nama seorang sopir pemberani kendaraan roda empat, yang sering melintas di jalur ini dan mengalami kecelakaan di lokasi tersebut.

Jalur Subang-Ciasem
Berdasarkan cerita yang beredar dari mulut ke mulut, di salah satu lokasi di jalur itu sering muncul sosok perempuan setengah baya yang tiba-tiba melintasi jalan.

Cerita mistis mengenai penampakan perempuan ini sudah diketahui hampir sebagian besar pengemudi angkutan umum antarkota yang tiap hari melintasi jalur tersebut.

Jalan Raya Alas Roban
Jalan raya ini termasuk yang sangat rawan kecelakaan dan memakan korban jiwa, karena penuh dengan belokan tajam. Selain itu, menurut masyarakat setempat, jalur Alas Roban juga dikenal angker.

Para pengemudi yang nekat melintasi pada malam hari, mengaku melihat penampakan-penampakan kalau melewati Alas Roban. Jalur ini dulunya sering dijadikan tempat membuang mayat korban pembunuhan.

Jembatan Sewo
Wilayah lainnya yang memiliki cerita penuh mistis adalah Jembatan Sewo. Jembatan ini terletak antara Kabupaten Subang-Indramayu. Di sekitar ini, sudah banyak pengemudi yang mengaku melihat penampakan, terutama melihat makhluk halus di bawah jembatan.

Menurut masyarakat setempat, di sungai yang mengalir di bawah Jembatan Sewo ada penunggunya, yakni siluman buaya putih. Siluman inilah yang dikatakan sering meminta korban.

Jalan Brumbung (Demak)
Jalan Brumbung di Kabupaten Demak, Jawa Tengah, merupakan jalan yang misterius. Ada mitos tentang kekuatan gaib yang ada di sekitar wilayah tersebut, yang kabarnya dapat mengakibatkan korban jiwa yang melintasi jalan ini. khususnya yang menggunakan baju berwarna merah.

Menurut pandangan orang yang memiliki supranatural, di jalan ini terdapat jin yang suka mencelakai orang yang melintas di Jalan Brumbung. Konon, jin tersebut merupakan utusan dari Nyi Roro Kidul untuk mencari korban manusia supaya menjadi pengikutnya.

Namun terlepas dari mitos yang ada, sepatutnya manusia hanya percaya kepada Tuhan yang Maha Kuasa dan tetap berhati-hati dalam perjalanan.  

Penulis : Thomas Koten
Editor : Y.C Kurniantoro
Sumber : Dari berbagai sumber

Apa Reaksi Anda?