• News

  • Sisi Lain

Mitos Gunung Slamet Sungguh Mengerikan, Ternyata Bisa Menenggelamkan Pulau Jawa

Dua pohon besar di Pos Samarantu, jalur pendakian menuju Puncak Gunung Slamet
shoesvaganza
Dua pohon besar di Pos Samarantu, jalur pendakian menuju Puncak Gunung Slamet

SEMARANG, NNC - Gunung Slamet merupakan gunung berapi di Jawa Tengah yang statusnya masih aktif hingga saat ini dan merupakan gunung tertinggi kedua di Pulau Jawa. Gunung ini meliputi lima wilayah Kabupaten yaitu Banyumas, Brebes, Tegal, Purbalingga, dan Pemalang.

Karena keindahannya, banyak  pendaki berdatangan untuk menaklukkan ketinggiannya.

Namun, di balik keindahan Gunung itu, tumbuh dan berkembang mitos-mitos yang sangat mengerikan. Dan salah satu mitos itu mengatakan bahwa Gunung Slamet konon bisa menenggelamkan Pulau Jawa.

Berikut  tujuh mitos Gunung Slamet yang berhasil dihimpun NNC. Anda bisa menyimaknya dan menilai mitos mana yang paling mengerikan seandainya benar-benar terjadi.

1.   Gunung yang angker

Gunung Slamet dikenal sebagai salah satu gunung angker yang ada di Pulau Jawa. Mitos ini beredar luas di masyarakat sekitar gunung.

Masyarakat meyakini bahwa di Gunung Slamet terdapat banyak jenis roh halus mulai dari jin, memedi, hantu, hingga dedemit yang sering bergentayangan dan kadang menampakkan dirinya kepada masyarakat dan pendaki gunung.

Jadi jangan kaget, apabila ada cerita tentang pendaki yang sedang melakukan selfie, tiba-tiba di dalam foto yang dihasilkan muncul sosok-sosok misterius. Roh halus itu sedang berusaha menampakkan diri.

2.   Tersesat dan menjadi seperti hewan

Ada cerita beredar di masyarakat sekitar Gunung Slamet bahwa dahulu ada seorang pendaki tersesat. Pendaki itu tidak berhasil ditemukan. Namun, pendaki itu berhasil bertahan hidup dengan cara memakan daun-daunan di  hutan (meramu).

Lama-kelamaan, pendaki itu berubah menjadi seperti manusia hutan alias berperilaku seperti hewan. Ia kehilangan jati dirinya sebagai manusia normal.

Apabila ada pendaki gunung atau orang-orang yang masuk hutan dan berusaha mendekatinya, pendaki yang telah berubah menjadi makhluk penghuni hutan di Gunung Slamet itu justru lari ketakutan dan bersembunyi  untuk  mengamankan diri. Makhluk itu tidak mau lagi bergaul dengan manusia normal.

3.   Terdapat pintu gerbang menuju “Kerajaan Gaib”

Tak hanya di Pantai Selatan Jawa, konon pintu gerbang menuju “Kerajaan Gaib” atau kerajaan roh halus, juga terdapat di Gunung Slamet.

Pintu gerbang itu berada disekitar jalur pendakian di Gunung Slamet, yaitu jalur Bambangan. Oleh karena itu, jalur ini terkenal angker.

Salah satu pos pendakian di jalur Bambangan adalah Pos Samarantu. Kata “Samarantu” berasal dari kata “samar” dan “hantu. Sesuai dengan namanya, di pos ini kabarnya memang sangat angker dan dihuni banyak hantu yang tidak terlihat secara kasat mata.

Di Pos Samarantu inilah terdapat dua pohon besar laksana sebuah pintu gerbang yang tinggi dan besar. Dua pohon tersebut merupakan simbol pintu gerbang menuju “Kerajaan Gaib”.  

4.  Terdapat “pasar hantu”

Selain di Gunung Merapi, ternyata mitos Gunung Slamet  juga memiliki mitos tentang “pasar hantu” atau pasar gaib. Menurut cerita masyarakat sekitar, dahulu kala ada seorang warga yang mendengar suara birisik di punggung bukit di tengah malam.

Suara berisik itu bukan berasal dari tiupan angin. Saat dilakukan pengecekan, orang itu mengaku melihat penampakan seperti pasar dengan banyak orang sedang berkumpul seolah sedang bertransaksi dagang.

Sementara banyak warga lain juga mengaku sering mendengar suara berisik di bukit itu tetapi tidak ada siapapun di tempat itu. 

Cerita itu kemudian beredar luas dari mulut ke mulut. Daerah punggung bukit ini kemudian ditengarai sebagai Bukit Pasar Hantu.

5.       Air Terjun Guci yang berkhasiat

Gunung Slamet memiliki air terjun yang indah dan dikenal dengan nama Air Terjun Guci. Lokasinya berada di lereng gunung, tepatnya di Kota Slawi. Air terjun ini menjadi salah satu objek wisata yang cukup populer.

Konon, air di tempat tersebut memiliki khasiat untuk menyembuhkan berbagai penyakit kulit. Selain itu, ada juga yang meyakini bahwa Air Terjun Guci  juga mampu meningkatkan daya tarik lawan jenis  dan bisa memberikan daya sensual bagi kaum perempuan.

6.  Tempat mencari pesugihan

Selain Gunung Kemukus, Gunung Slamet ternyata juga dipercaya sebagai tempat yang bisa memberikan pesugihan. Dan lokasi persisnya ternyata berada di Air Terjun Guci.

Jadi, selain mampu menyembuhkan bermacam penyakit kulit dan berkhasiat memberikan efek kecantikan, ternyata di tempat ini biasa digunakan orang bertapa untuk mendapatkan pesugihan.

Pesugihan biasanya diperoleh melalui suatu pertemuan dan perjanjian dengan siluman penunggu Air Terjun Guci yang bernama Naga Cerek. Tentu saja, orang yang mencari pesugihan di tempat itu wajib menjalani ritual tertentu.

7.  Bisa membelah Pulau Jawa

Di antara mitos lainnya, mitos yang satu ini terkenal sebagai mitos yang paling mengerikan. Mengapa?

Bayangkan saja, letak gunung ini sangat strategis yaitu di tengah-tengah Pulau Jawa. Daya jangkauannya sangat luas karena meliputi lima kabupaten.

Dan apa yang terjadi apabila gunung ini meletus dengan kekuatan dahsyat layaknya Gunung Krakatau dan Tambora pada masa silam? Tentu saja dampaknya sangat mengerikan. Pulau Jawa dapat saja terbelah menjadi dua atau bahkan tenggelam ke dasar laut. Belum akibat semburan hawa panas yang bisa tersebar ke mana-mana.

Mengenai kapan dan benarkah mitos itu bisa terjadi, tentu saja sulit dijawab. Namun begitulah mitos atau cerita tutur masyarakat sekitar Gunung Slamet yang mereka hormati sebagai salah satu ciptaan dan wujud kekuasaan Tuhan Yang Maha Kuasa. Dan manusia sesungguhnya tak ada apa-apanya.

Penulis : Thomas Koten
Editor : Taat Ujianto
Sumber : Dari berbagai sumber

Apa Reaksi Anda?