• News

  • Sisi Lain

Ngeri! Pria Taiwan yang Ditembak Mati, Sosoknya Bergentayangan di Serang?

Suasana di sekitar Hotel Mandalika, Serang, pasca penggerebekan
today.line
Suasana di sekitar Hotel Mandalika, Serang, pasca penggerebekan

SERANG, NETRALNEWS - “Benar, Mas. Malam itu, saya dibuat ketakutan gara-gara kejadian aneh. Dari kaca spion, saya melihat penumpang satu-satunya di angkot saya yang berperawakan seperti etnis Tionghoa, tiba-tiba mukanya berdarah-darah dan menatap tajam ke arah saya,” kata Ridwan (46) kepada Netralnews pada hari Rabu (20/3/2019).

Ia tersentak dan segera menginjak rem sekuat-kuatnya untuk menghentikan mobil angkutan umum yang ia kendarai. Roda ban mobil berdecit. Jantung Ridwan terasa seperti berhenti berdetak karena saking kagetnya.

Namun, begitu mobil berhenti dan ia menengok ke belakang untuk memastikan apa yang ia lihat di kaca spion, ia kembali terkesiap. Tak ada seorang penumpang pun di dalam angkutannya.

Ridwan penasaran. Sambil menggosok-gosokkan tangan di kedua matanya, ia keluar dari mobil dan mencari penumpang misterius itu. Ia tidak menemukan siapa-siapa.

Ia mencoba mengingat kembali sosok pria itu. “Ia menyetop angkutan, tak jauh dari Hotel Mandalika. Walau suasana jalan remang-remang, namun sebelumnya saya merasa yakin kalau sosok pria itu benar-benar seperti manusia,” tutur Ridwan dengan menyisakan wajah takutnya.

Ridwan merasakan suasana hati yang tidak beres. Walau malam belum larut, hati Ridwan terlanjur tidak tenang oleh kejadian yang baru saja ia alami.

Ia merasa tidak mampu fokus lagi menyetir dan mencari penumpang, dan itu berbahaya bagi keselamatannya. Walau uang hasil menarik angkot di kantong masih belum seberapa, ia putuskan kembali ke rumah.

Satu hari berikutnya, saat bertemu dengan sesama sopir angkot, ia menceritakan kejadian yang ia alami. Ternyata, ada beberapa dari mereka juga menjumpai penampakan serupa.

Sosok pria misterius berwajah bersih dan bermata sipit telah menampakkan diri ke mereka. Ada yang melihat tiba-tiba muncul di depan mobil lalu menghilang. Ada yang mengaku tiba-tiba melihat duduk di bangku angkot, padahal belum ada penumpang yang naik.

Dan anehnya, semua penampakan itu terjadi di area sekitar Hotel Mandalika. Ridwan dan teman-temannya sangat heran dan saling bertanya-tanya. Benarkah rumor warga  yang mengatakan di sekitar hotel ini angker?

Hotel Mandalika yang terletak di Kelurahan Anyer, Kabupaten Serang, Provinsi Banten memang pernah menjadi perbincangan banyak orang. Konon, di hotel ini banyak warga yang melihat penampakan sosok makhluk halus, suara-suara jeritan, suara minta tolong, dan lain-lain.

Hotel berlantai lima itu dianggap angker karena pernah dijadikan sebagai tempat untuk evakuasi dan menampung para korban meninggal dalam peristiwa terbakarnya Kapal Ferry Laut Teduh 2 di Perairan Anyer.

Kapal dengan 434 orang penumpang dari Merak menuju Bakauheni mengalami kebakaran pada Jumat 28 Januari 2011 silam. Sekitar 12 orang tewas terbakar dan tewas tenggelam setelah terjun dari kapal karena panik.

Dan sebelum jasad korban dibawa ke rumah sakit, pantai di kawasan hotel itu menjadi lokasi transit. Karena hal itu, warga menduga ada arwah korban yang menghuni tempat itu.

“Emang banyak yang bilang tempat itu angker. Ada warga yang mendengar suara minta tolong," kata Ridwan mengait-ngaitkan.

Menurut penuturan Ridwan, Hotel Mandalika yang selesai dibangun sekitar tahun 2000, namun entah mengapa tidak difungsikan. “Terjadi selisih paham di antara keluarga pemiliknya. Katanya sih, pemiliknya adalah keluarga Hasmoro,” terang Ridwan.

Dan selain karena peristiwa tragis itu, ternyata masih ada penyebab lain yang semakin membumbui keangkeran Hotel Mandalika.

Pada bulan Juli 2017 lalu, warga dikejutkan karena hotel ini digerebek polisi. Ternyata hotel itu digunakan sebagai gudang penyimpanan sabu seberat 1 ton.

Sedikitnya, ada empat orang yang dinyatakan harus bertanggung jawab atas barang-barang haram itu. Mereka semua adalah pria berkewarganegaraan Taiwan yaitu Chen Wei Cyuan, Liao Guan Yu, Hsu Yung Li, dan Lin Ming Hui.

Pada Kamis dini hari (13/7/2017), petugas gabungan dari Polda Metro Jaya, Polresta Depok, dan Kepolisian Taiwan mengadakan operasi untuk menyergap keempat pria Taiwan tersebut. Namun, saat akan ditangkap, mereka melakukan perlawanan.

Mereka menabrakkan kendaraan ke petugas kepolisian. Karena dianggap sangat membahayakan keselamatan, mobil dihujani peluru oleh aparatur polisi.

Akibatnya, salah satu dari mereka tewas tertembus timah panas. Ia adalah Lin Ming Hui, yang diduga merupakan salah satu bos atau pemimpin penyelundupan narkoba tersebut.

Dan rupanya, Ridwan dan teman-temannya berpendapat bahwa sosok pria Tionghoa misterius yang menampakkan diri ke mereka, ada hubungannya dengan pria Taiwan, bos bandar sabu yang ditembak mati itu.

Ketika dikonfirmasi ulang, Ridwan menjawab, “Firasat saya dan teman-teman sih, mengatakan begitu. Cuman, kalau saya disuruh membuktikan, ini kan soal sulit. Percaya dan tidak percaya, terserah Anda, dah,” pungkasnya.

Editor : Taat Ujianto

Apa Reaksi Anda?