Rabu, 23 Agustus 2017 | 03:37 WIB

  • News

  • Sisi Lain

Di Terowongan Kereta Paledang, Bogor Ada Sosok Tanpa Kepala

Terowongan Paledang (riset)
Terowongan Paledang (riset)

BOGOR, NETRALNEWS.COM -  Bogor, kota yang indah dan artistik ini ternyata menyimpan banyak cerita misteri. Sejumlah tempat dianggap angker oleh masyarakat sekitar. Salah satunya adalah Terowongan Kereta Paledang. Lokasinya, tepat  di jalan Paledang sebelah masjid At-Taufiq, dekat dengan hotel & butik Shangrila.

Terowongan kereta itu menghubungkan kota Bogor dengan Sukabumi. Panjangnya  hanya sekitar 10 meter. Di atas terowongan merupakan Jalan Paledang yang setiap hari dilintasi kendaraan roda dua dan empat.

Banyak warga yang belum tahu ternyata di terowongan ini pernah terjadi kecelakaan kereta yang menelan korban jiwa anak SMA. Sejak tahun 2000, memang tragedi tersebut sangat sering terjadi. Tempat itu juga menjadi langganan tragedi kematian banyak orang yang naik diatap kereta. Anehnya lagi, semua korban jatuh ke arah yang sama, yaitu ke arah kiri kereta (jika dari arah Stasiun Bogor).

Dahulu sebelum banyak kecelakaan itu terjadi, jalan tersebut cukup ramai dilalui kendaraan, namun sejak kecelakaan terjadi, bila malam tiba, tak banyak lagi yang melintas di sana. Itu karena, tempat di atas terowong itu terasa sekali aura berbeda.

Banyak masyarakat yang  pernah melihat penampakan seseorang sedang duduk di tengah rel namun setelah itu menghilang. Lain waktu, ada pula penampakan sosok hantu tubuh tanpa kelapa yang selalu menyusuri rel kereta untuk mencari kepalanya.

Kisah mistik itu diawali tahun 2000 lalu, sejumlah pelajar SMA dari Kota Sukabumi  ingin liburan ke daerah Bogor. Maka setelah pulang sekolah, dengan masih mengenakan seragam sekolah mereka pergi menggunakan kereta api tujuan Sukabumi- Bogor.

Petugas kereta api sudah memperingatkan untuk tidak naik ke atap kereta karena kereta akan melintasi jembatan penyeberagan yang sempit. Tetapi peringatan itu tidak digubris. Maka sekelompok anak SMA yang jumlahnya sekitar 20 an lebih tersebut naik ke atap kereta. Pada hari itu, kereta api melaju sangat cepat.

Dan saat-saat akan memasuki terowongan jembatan Paledang tidak disadari oleh anak-anak yang berada di atap kereta api. Maka terjadilah kecelakaan tersebut, mereka yang tidak sempat untuk melompat untuk menyelamatkan diri. Harus meregang nyawa karena terbentur dinding jembatan. Kepala mereka ada yang lepas dan tubuhnya hancur. Sebagian besar tubuh korban sudah tidak utuh lagi.
 
Tris, warga sekitar kampung Paledang mengiyakan cerita tersebut. Kecelakaan itu merupakan kejadian terbesar yang pernah terjadi di terowongan maut tersebut. Sejak kejadian kecelakaan tersebut, banyak cerita menakutkan yang terjadi di terowongan Paledang. Berbagai cerita mistis menyebar dari mulut ke mulut, mulai dari suara jeritan minta tolong, sampai penampakkan pria tanpa kepala. Tidak jarang warga yang melintas diatas terowongan menemukan hal-hal gaib.

Nah, jika Anda berniat uji nyali, datang saja ke sana. Tepat di tengah malam. Jika Anda mendengar-dengar suara rintihan dan tangisan atau melihat sekelabat bayangan, mungkin Anda termasuk beruntung.

Editor : Wulandari Saptono

Apa Reaksi Anda?