Sabtu, 25 November 2017 | 07:01 WIB

  • News

  • Video

Kuliah Umum Ricky Sutanto di STIKS Tarakanita

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pengusaha nasional yang juga pendiri situs berita online trilingual Netralnews.com mengatakan Upah Minimum Regional (UMR) telah mengunci bangsa Indonesia menjadi bangsa sembako.

“Bangsa Indonesia adalah bangsa yang dibiarkan pemerintah menjadi bangsa sembako dan dikunci oleh UMR. Di Ciawi, misalnya setiap warga tingkat pengeluaran per bulan sebesar Rp1,8 juta dan UMR ditetapkan menjadi Rp1,9 juta, maka warga Ciawi hanyalah sebagai warga sembako dari UMR yang diterima,” ungkap calon presiden pada Pemilu 2004.

Hal tersebut disampaikan Ricky Sutanto ketika memberi Kuliah Umum bertajuk “Dengan Komunikasi yang Baik Menggiring Kita Menuju Terkaya ke-5” di STIKS Tarakanita, Jakarta, Kamis (9/11/2017). Menurut Ricky, jika UMR diganti dengan Gaji Hidup Layak (GHL) sebesar Rp6 juta mulai dari Sabang hingga Merauke, yang terjadi adalah besar perputaran uang di tengah 1,8 juta buruh dalam setahun bisa mencapai triliunan rupiah dan itu sangat besar menyumbang APBN.

Di DKI Jakarta misalnya, kata Ricky, gaji sebesar Rp6 juta sudah bisa mencicil rumah, mencicil mobil, dan yang terjadi adalah masyarakat punya purchasing power yang benar.

Menurut Ricky yang juga Senior Advisor Kamar Dagang dan Industri Indonesia menekankan bahwa komunikasi merupakan hal yang penting bagi mahasiswi STIKS Tarakanita.

“Mahasiswi harus mampu mengkomunikasikan hal apa saja yang bisa menjadi solusi bagi bangsa agar bisa didengar pemerintah,” katanya.

Dalam sesi tanya jawab, salah satu pesera, Albertina S, mahasiswi semester 5 STIKS Tarakanita menanggapi soal GHL mempertanyakan soal keadilan yang belum tentu sama dirasakan warga Indonesia akibat GHL sebesar Rp6 juta. Kata dia, GHL tidak harus sama diberikan melainkan diberikan sesuai kebutuhan.

“Itulah UMR yang diberikan sesuai kebutuhan maka jadilah bangsa kita sebagai bangsa sembako. Daripada kerja di Jakarta dengan pengeluaran gede, maka pindahlah ke kota lebih kecil dengan gaji yang sama namun pengeluarannya kecilnya,” urai Ricky menanggapi pertanyaan Albertina.


 

Reporter : Anhar Rizki Affandi
Editor : Bayu Sulaksono

Apa Reaksi Anda?