• News

  • Wisata

Diresmikan Menko Maritim, Inilah Jembatan Gantung Terpanjang di Asia Tenggara

Peresmian jembatan gantung Situgunung di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Kabupaten Sukabumi pada Sabtu (9/3/2018).
Kementerian Maritim
Peresmian jembatan gantung Situgunung di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Kabupaten Sukabumi pada Sabtu (9/3/2018).

JAKARTA, NNC - Menko Kemaritiman Luhut B. Pandjaitan menghadiri peresmian jembatan gantung Situgunung di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Kabupaten Sukabumi pada Sabtu (9/3/2018).

Jembatan kebanggaan warga Sukabumi ini memiliki panjang 243 meter dan lebar 1,2 meter, yang menjadikannya sebagai jembatan gantung terpanjang di Asia Tenggara.

"Terimakasih Situgunung Suspension Bridge ini telah dikerjakan dengan bagus dan terimakasih juga kepada Kementerian LHK, PT Fontis Aquam Vivam yang merupakan badan usaha swasta yang mengembangkan wisata di sini," sambut Menko Luhut di lokasi acara.

Pemerintah mendukung pembangunan obyek wisata seperti jembatan gantung tersebut karena sejalan target untuk menjadikan pariwisata sebagai pemberi sumbangan devisa negara terbesar.

Sesuai kewenangan yang diantaranya membawahi sektor pariwisata dan perhubungan, Menko Luhut memaparkan strateginya untuk membangun daerah selatan Pulau Jawa khususnya Kabupaten Sukabumi.

"Apapun yang kita kerjakan di sini, nanti kalau tidak ada angkutan yang bagus, orang nggak akan mau datang," ujarnya menjelaskan bahwa konektifitas transportasi sangat vital diperlukan untuk memajukan wisata.

Lebih lanjut, Menko Luhut menjelaskan berbagai upaya pemerintah mengenai pembangunan infrastruktur pendukung yang sudah dan sedang dilaksanakan, diantaranya pembangunan jalan tol yang menghubungkan berbagai wilayah di kabupaten terluas di Jawa Barat itu dengan provinsi lain.

"Program jalan tol Ciawi ke Sukabumi itu sudah 21 tahun mangkrak. Sekarang tahap 1 sudah selesai dan akan terus dikejar (karena) Presiden mau (supaya dapat diselesaikan) tahun 2021. Itu jalan tol harus jadi sampai ke Pelabuhan Ratu dan juga nanti ke Cianjur sehingga betul-betul daerah ini menjadi kawasan yang bagus. Jalan itu di selatan itu supaya menghubungkan dari Banten terus selatan sampai nanti ke Sukabumi sehingga ekonomi di sini akan tumbuh," lanjutnya mendetilkan keinginan pemerintah untuk lebih mengoneksikan Sukabumi dengan provinsi lain demi peningkatan kesejahteraan masyarakatnya.

Selain jalan darat, Menko Luhut juga mendorong pembangunan bandar udara di Sukabumi dapat lebih diakses oleh para pelancong.

"Saya dorong betul lapangan terbang yang di Sukabumi itu supaya selesai tahun ini. Dan ini bukan bicara akan-akan. Ini sudah kita mulai," pungkasnya mengenai program pembangunan pemerintah yang sudah berjalan baik selama ini.

Hal demikian disambut baik dan sangat diapresiasi oleh Bupati Sukabumi Marwan Hamami yang mewakili masyarakat Sukabumi. Menurutnya, berbagai upaya pemerintah yang disampaikan oleh Menko Luhut sangat dinantikan oleh masyarakat.

"Saya mewakili masyarakat Sukabumi menghaturkan terima kasih kepada Menko Luhut atas kehadirannya, pembangunan infrastruktur di wilayah kami jelas-jelas sangat membantu dan meningkatkan perekonomian masyarakat, apalagi nanti apabila jalan tol tahap 3 selesai, tentunya ini akan mengurangi kemacetan parah yang kerap kali dialami masyarakat yang dampaknya tentu akan meningkatkan pula kunjungan wisata ke wilayah Sukabumi," tutur Bupati Marwan.

Reporter : PD Djuarno
Editor : Irawan.H.P

Apa Reaksi Anda?