• News

  • Wisata

Ini Menariknya Piknik Sambil Berlari

Volcano Run 2019 yang diikuti lebih dari 2.500 peserta.
Kemenpar
Volcano Run 2019 yang diikuti lebih dari 2.500 peserta.

SLEMAN, NNC - Menariknya Volcano Run 2019 sebagai salah satu ajang lari yang menyuguhkan pengalaman dan suasana berbeda diakui para peserta.

Sartika salah satunya. Pelari asal Surabaya, Jawa Timur, ini sengaja meluangkan waktu untuk bisa ikut di ajang “Volcano Run 2019”. Ia turun di kelas 10 kilometer.

“Saya memang tertarik karena bisa lari sambil menikmati pemandangan Gunung Merapi. Jadi lebih fun, excited juga,” kata Sartika yang telah ikut di 7 ajang lari berbeda di tahun ini.

Ia mengaku begitu menikmati setiap jengkal rute larinya. Bahkan Sartika sengaja tiba dua hari lebih awal. Ia memanfaatkan waktu penyelenggaraan kegiatan di akhir pekan ini untuk sekaligus berwisata. “Sekalian pikinik."

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman, Sudarningsih, sebelumnya, mengatakan, pemilihan wisata olahraga sebagai salah satu kekuatan atraksi wisata, karena Kabupten Sleman memiliki suguhan alam yang indah sehingga tepat untuk penyelenggaraan ajang-ajang wisata olahraga.

Sudarningsih mengatakan, pada 2018 jumlah kunjungan wisatawan di Kabupaten Sleman mencapai 8,53 juta wisatawan. Jumlah tersebut melampaui target yang ditetapkan sebesar 8 juta wisatawan. Dengan capaian positif dan ditunjang berbagai gelaran event yang makin variatif, diharapkan kondisi serupa juga akan terjadi pada 2019.

Kepala Biro Komunikasi Publik Kementerian Pariwisata, Guntur Sakti mengatakan, Kemenpar tentunya terus mendukung pelaksanaan berbagai event di daerah. Termasuk penyelengaraan wisata olah raga di Kabupaten Sleman.

Menurut Guntur, seperti yang kerap disampaikan Menteri Pariwisata Arief Yahya, wisata olah raga memiliki multiplier effect yang besar pada sektor lainnya. Seperti tingkat okupansi hotel dan juga sektor kuliner.

“Peserta biasanya akan datang bersama keluarga sehingga berpengaruh pada tingkat okupansi dan masa tinggal wisatawan di Kabupaten Sleman,” ujar Guntur dalam siaran persnya, Senin (11/3/2019).

Pelaksanaan event pariwisata olah raga juga memiliki kekuatan dari media value, sehingga dapat menjadi strategi yang efektif dalam mempromosikan potensi pariwisata yang ada.

“Sport tourism efektif karena nilai media value atau media branding-nya tinggi. Baik sebelum, sesaat, maupun sesudah acara. Sudah banyak contoh kongkret dampak positif dari penyelenggaraan event sport tourism, seperti Tour de Ijen yang memberikan dampak promosi yang tinggi bagi pariwisata di Banyuwangi, Jawa Timur,” kata Guntur Sakti.

Editor : Sulha Handayani

Apa Reaksi Anda?