3
Netral English Netral Mandarin
15:04 wib
Jajaran pengurus dan kader Partai Demokrat se-Sumatera Utara menolak penyelenggaraan Kongres Luar Biasa (KLB) ilegal yang kabarnya digelar di salah satu hotel di Kabupaten Deli Serdang. Presiden Jokowi meminta Kementerian Perdagangan untuk gencar mengkampanyekan slogan cinta produk-produk Indonesia, sekaligus benci produk luar negeri.
Heboh! 16 Tahun Jadi Guru Honorer, Dipecat gegara Posting Gaji, Netizen: Yang Mecat Gantian Dipecat

Jumat, 12-Februari-2021 10:11

Viral! 16 Tahun Jadi Guru Honorer, Dipecat gegara Posting Gaji
Foto : Berita Heboh
Viral! 16 Tahun Jadi Guru Honorer, Dipecat gegara Posting Gaji
1

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Nasib yang diterima seorang guru honorer di Bone, Sulawesi Selatan sungguh memilukan. Niat mengunggah gaji di media sosial untuk berterima kasih, dia malah kehilangan pekerjaan. Ia dipecat akibat unggahannya itu.

Di akun FB Mak Lambe Turah, peristiwa itu menjadi sorotan. Sejumlah netizen memberikan komentar.

MLT: "Bisa gitu ya..."

Ferry Setiawan: "Parah!!!"

Dede Ponky Black Setiawan: "YG MECAT GANTIAN DI PECAT..."

Sebelumnya diberitakan, Hervina (34), seorang guru honorer yang sudah 16 tahun mengajar di SDN 169 Desa Sadar, Kabupaten Bone, Sulsel. Hervina, yang sudah mengajar di sekolah tersebut sejak 2005, kini dipecat oleh kepala sekolah hanya karena mem-posting gajinya Rp 700 ribu di media sosial.

"Saya mulai mengabdi di situ Pak, 2005. Waktu 2005 itu 3 orang saja guru, 2 orang honor, 1 orang PNS," ujar Hervina, Kamis (11/2/2021).

Padahal, maksud Hervina mem-posting itu bukan untuk mengeluh atau merendahkan pihak sekolah yang memberinya gaji senilai Rp 700 ribu. Tapi apa daya, posting-an itu malah membuat kepala sekolah murka dan memecatnya langsung tanpa diberi waktu mengklarifikasi maksudnya.

"Pertamanya saya upload itu, saya dikasih dana bos selama 4 bulan Rp 700 ribu (gaji). Jadi saya bilang 'terima kasih banyak'. Itu suaminya kepala sekolahku yang kasih, kebetulan dia juga kepala sekolah SMP Satap sekalian guru kelas di SD," kata Hervina.

Hervina bercerita dirinya sempat ditelepon berkali-kali oleh kepala sekolahnya. Namun, dia tidak sempat angkat, kepala sekolah kemudian mengirim pesan singkat yang berisi pemecatan dirinya dari guru honorer.

"Dia (kepala sekolah) kirim pesan WA, 'tabe (permisi), cari saja sekolah yang lain yang bisa gaji ki (anda) lebih banyak, mulai sekarang Istirahat saja mengajar'," ujar Hervina menirukan pesan singkat pemecatannya.

Hervina pun heran dengan sebab pemecatannya dari guru honorer. Dia juga tidak sempat diberi waktu untuk menjelaskan maksud posting-annya itu. Hervina menegaskan, posting-annya itu bermaksud berterima kasih.

"Saya tidak ada merasa mau menjelekkan. Malah saya terima kasih banyak. Itu hari karena saya terima (Rp 700 ribu) bisa saya pakai bayar utang Rp 500 ribu. Kan biasa itu ibu rumah tangga, ambil saja dulu (ngutang lalu nanti dibayar). Makanya saya terima kasih banyak karena itu hari langsung saya bayar utang ku, itu saja Pak," jelasnya.

"Tapi kok dia (kepala sekolah) marah, dia langsung kasih keluar saya (pecat). Masa pengabdian selama ini tidak dipertimbangkan dulu, kasihan saya ini, sudah lama mengabdi, langsung dikasih keluar," lanjutnya dinukil Detik.com.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat Ujianto