Netral English Netral Mandarin
01:00wib
Pemerintah Indonesia kritik Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) yang luput menyoroti kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) di negara-negara maju. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin pada Sabtu (25/9/2021) dini hari.
20 Kabupaten/Kota di Jabar Berstatus Zona Merah, Termasuk Bogor, Bekasi, dan Depok

Kamis, 15-Juli-2021 15:15

20 Kabupaten/Kota di Jabar Berstatus Zona Merah
Foto : CNN Indonesia
20 Kabupaten/Kota di Jabar Berstatus Zona Merah
5

BANDUNG, NETRALNEWS.COM - Jumlah daerah zona merah Covid-19 di Jawa Barat bertambah dari 15 menjadi 20 kabupaten/kota.

Hal ini diketahui dari postingan Pemprov Jawa Barat di akun Instagramnya, @humas_jabar yabg berisi update peta zonasi penularan Covid-19 di wilayahnya.

"Berikut informasi mengenai level kewaspadaan Covid-19 kab/kota di Jabar periode 5-11 Juli 2021," tulis Humas Pemrov Jabar seperti dikutip Kamis (15/7/20210).

Disebutkan, 20 kabupaten/kota masuk zona risiko tinggi/merah, 7 kabupaten/kota masuk zona sedang atau oranye, dan 0 kabupaten/kota yang masuk kategori zona risiko rendah atau kuning.

"Yuk, perketat lagi lagi Prokes 5M di manapun wargi berada," lanjutnya.

Berikut daftar 20 kabupaten/kota zona merah di Jabar :

Kabupaten Bandung

Kabupaten Garut

Kabupaten Tasikmalaya

Kabupaten Ciamis

Kabupaten Kuningan

Kabupaten Cirebon

Kabupaten Majalengka

Kabupaten Indramayu

Kabupaten Karawang

Kabupaten Bekasi

Kabupaten Bandung Barat

Kota Sukabumi

Kota Bogor

Kota Bandung

Kota Cirebon

Kota Bekasi

Kota Depok

Kota Cimahi

Kota Tasikmalaya, dan

Kota Banjar

Sementara daftar 7 zona oranye di Jabar

Kabupaten Bogor

Kabupaten Sukabumi

Kabupaten Cianjur

Kabupaten Sumedang

Kabupaten Subang

Kabupaten Purwakarta, dan

Kabupaten Pangandaran

Hingga Kamis siang ini, kasus terkonfirmasi positif Corona di Jabar secara akumulasi sejak Maret 2020 tercatat sebanyak 368.941 kasus dengan jumlah kematian mencapai 6.902 orang dan yang dinyatakan sembuh 368.941 orang.

Reporter : Wahyu Praditya P
Editor : Irawan HP