Netral English Netral Mandarin
00:56wib
BMKG menyatakan gempa yang terus berlangsung di wilayah Ambarawa Kabupaten Semarang dan Kota Salatiga merupakan jenis gempa swarm dan perlu diwaspadai. Sejumlah calon penumpang pesawat di Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, mengeluhkan soal aplikasi PeduliLindungi serta harga tes PCR yang dinilai mahal.
3 Kader PAN Permalukan PAN, Susi Pudjiastuti: Pak Zulkifli, Tanpa Mandat Rakyat, Mereka Bukan Siapa-Siapa

Jumat, 16-Juli-2021 12:45

Susi Pudjiastuti
Foto : Istimewa
Susi Pudjiastuti
22

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Mantan Menteri Kelautan Susi Pudjiastuti mencuit pernyataan mendesak pihak kader PAN yang telah mempermalukan PAN agar minta maaf.

“Pak Zulkifli Hasan Yth. apresiasi atas Manner yg bagus untuk terus dibangun di Elit Politik kita. Sebaiknya Bapak paksa masing2 mereka untuk juga meminta maaf kepada Public yg telah mempercayakan mandatnya pada mereka.  Tanpa mandat dr rakyat mereka bukan siapa2,” kata Susi Pudjiastuti, Jumat 16 Juli 2021.

Sebelumnya diberitakan, Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan menyampaikan permohonan maaf atas ucapan kontroversial yang dilontarkan tiga orang kader PAN yakni Guspardi Gaus, Rosaline Irine Rumaseuw, dan Saleh Daulay. 

"Atas nama Partai Amanat Nasional, saudara-saudara sebangsa setanah air, saya minta maaf untuk tindakan dan pernyataan beberapa kader partai yang dianggap kurang sensitif pada situasi yang ada," kata Zulkifli dalam video yang diunggah melalui akun Twitter resminya, Kamis (15/7/2021) malam. 

Dalam kesempatan itu, Zulkifli juga mengaku telah menegur tiga kader tersebut dan meminta agar kader-kader yang lain menjaga perilaku dan ucapan. 

Zulkifli mengatakan, PAN memang berduka atas wafatnya dua orang anggota DPR dari partai tersebut selama masa pandemi. 

"Tapi yang wafat dan meninggal bukan cuma orang PAN, bukan. Rakyat lebih banyak lagi, orang lain lebih banyak lagi yang menderita," ujar Zulkifli. 

Oleh sebab itu, ia meminta kader-kader PAN untuk menunjukkan empati dan membantu masyarakat di sekitar melalui vaksinasi gratis, menyediakan tes antigen, bahkan memberi bantuan berupa uang atau sembako. 

"Kalau kita tidak bisa membantu, paling tidak jaga perbuatan," kata dia dinukil Kompas.com. 

Diketahui, PAN tengah mendapat sorotan tajam setelah tiga orang kadernya melontarkan ucapan kontroversial terkait pandemi dalam kurun dua pekan terakhir. 

Anggota Komisi II DPR Guspardi Gaus menjadi sorotan setelah ia mengakui tidak menjalani karantina saat baru tiba dari luar negeri. 

Wasekjen PAN Rosaline Irine Rumaseuw disorot soal usulannya agar pemerintah menyediakan rumah sakit khusus pejabat. 

Sementara, anggota Komisi IX DPR yang juga Ketua Fraksi PAN di DPR Saleh Daulay menjadi sorotan saat ia meminta tak ada lagi anggota DPR yang tak mendapat ruang intensive cara unit (ICU).

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Nazaruli