Netral English Netral Mandarin
15:19wib
Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengkritik peran Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sebagai pengawas keuangan negara, namun tidak ada pihak ketiga yang mengawasinya. Para ilmuwan di Afrika Selatan mendeteksi varian Covid-19 baru yang memiliki banyak mutasi. Varian ini disinyalir jadi penyebab tingginya penyebaran kasus di negara tersebut.
41 Balai Multifungsi Layanan, Mensos: Agar Mandiri Disiapkan 490 Kursi Roda dan Tongkat Sensor

Sabtu, 05-Juni-2021 19:10

Mensos Tri Rismaharini meresmikan Sentra Kreasi Atensi (SKA) Balai Anak Antasena, Magelang, Jawa Tengah.
Foto : Kemensos
Mensos Tri Rismaharini meresmikan Sentra Kreasi Atensi (SKA) Balai Anak Antasena, Magelang, Jawa Tengah.
23

MAGELANG, NETRALNEWS.COM - Kementerian Sosial RI akan memberikan layanan multifungsi terhadap Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) di 41 balai di seluruh Indonesia.

"Dengan 41 balai multifungsi di seluruh Indonesia menjadikan PPKS tidak perlu jauh mendapatkan layanan," ujar Menteri Sosial Tri Rismaharini saat meresmikan Sentra Kreasi Atensi (SKA) Balai Anak Antasena, Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (5/6/2021).

Di balai, kata Mensos, Penerima Manfaat (PM) bisa ditingkatkan dengan berbagai keterampilan (vocational), termasuk Program Keluarga  Harapan (PKH) tidak mampu.

"Saya kira ini penting balai multifungsi agar masyarakat bisa mendapatkan layanan yang dekat dan merasakan kehadiran negara di tengah-tengah masyarakat, " tandas Mensos.

Kementerian Sosial (Kemensos) juga akan membagikan sebanyak 490 kursi roda elektrik mapun yang biasa serta tongkat bagi para penyandang disabiltas agar bisa mandiri.

"Kami akan membagikan 490 kursi roda elektrik dan biasa bagi para penyandang disabilitas, serta tongkat dengan sensor yang mengeluarkan suara agar mereka mandiri, " katanya.

Diberikan kursi roda dan tongkat dengan sensor suara sangat membantu bagi disabilitas agar mandiri dan tidak menggantungkan hidup serta tidak menjadi beban orang lain.

"Dengan diberikan bantuan kursi roda dan tongkat dengan sensor agar mandiri, bersihkan badan, tidak tidur terus di kasur sehingga malas gerak dan tidak produktif," ungkapnya.

Pada kesempatan itu, Mensos meninjau ruang vocational seperti cafe & resto Antasena, laundry, automotif, pertukangan, salon, sablon,  handycraft, serta home industry.

Dalam kegiatan tersebut, Mensos didampingi Dirjen Rehabilitasi Sosial Harry Hikmat, Dirjen Penanganan Fakir Miskin (PFM) Asep Sasa Purnama, Kepala Balai Antasena Magelang Faisal, Bupati Magelang, Anggota Komisi VIII DPR RI, para kepala balai, serta tokoh masyarakat. 

Reporter : Irawan HP
Editor : Irawan HP

Berita Terkait

Berita Rekomendasi