3
Netral English Netral Mandarin
01:49 wib
Timnas Indonesia U-23 akan berhadapan dengan Bali United dalam laga uji coba yang akan berlangsung hari ini. Pemerintah masih menganggap persoalan di tubuh Partai Demokrat yang berujung pada Kongres Luar Biasa (KLB) di Deli Serdang merupakan persoalan internal partai.
KS Sebut 46 Siswi Non-Muslim Berjilbab Tak Pernah Komplain, DS: Hanya Himbauan? Pret!

Sabtu, 23-January-2021 11:40

KS Sebut 46 Siswi Non-Muslim Berjilbab Tak Pernah Komplain, Denny sebut Hanya Himbauan? Pret!
Foto : Istimewa
KS Sebut 46 Siswi Non-Muslim Berjilbab Tak Pernah Komplain, Denny sebut Hanya Himbauan? Pret!
0

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Merasa geram dengan kasus siswi non-Muslim wajib berjilbab, pegiat media sosial Denny Siregar menyentil Kepala Sekolah SMKN 2 Padang, Sumatera Barat.

"Ternyata pemaksaan jilbab di SMKN sudah berlangsung lama, hanya kemaren ada yang berani bersuara..," kata Denny, Sabtu (23/1/21).

Kemudian ia menyentil kebijakan sekolah tersebut.

Baca Juga :

"Itu hanya himbauan ? Pret!" cuit Denny.

Sementara sebelumnya diberitakan, Kepala Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 2 Padang menyatakan bahwa ada sebanyak 46 siswa non muslim yang menimba ilmu di sekolah yang ia pimpin itu.

"Ada 46 orang siswa kami yang non muslim, selama ini mereka maupun orang tuanya tidak pernah komplain dengan penggunaaan kerudung yang kami sepakati dengan kumite sekolah ," kata Kepala Sekolah SMKN 2 Padang , Rusmadi, Jumat 22 Januari 2021.

Ia mengatakan, siswa non muslim yang menggunakan kerudung di sekolah tersebut bahkan mengaku nyaman menggunakannya.

"Biasanya, siswi non muslim di sekolah kami menggunakan kerudung seperti menggunakan selendang saja, dan itu kami perbolehkan," lanjutnya.

Menurutnya, memang benar adanya aturan menggunakan kerudung di sekolah tersebut, tetapi tidak bersifat memaksa seperti informasi yang beredar di media sosial.

"Kalau untuk aturan itu sebenarnya sudah lama, bahkan sebelum saya menjadi kepala sekolah aturan itu juga sudah ada," lanjutnya.

Menurutnya, siswi atas nama Jeni Cahyani Hia pada Jumat 22 Januari 2021 masih masuk sekolah dan masih perbolehkan belajar dengan tidak menggunakan kerudung.

"Anak kami atas nama Jeni tadi pagi masuk sekolah dan tidak menggunakan kerudung. Tetap kami perbolehkan belajar seperti biasanya," lanjutnya.

Untuk menyelesaikan permasalahan tersebut, pihaknya akan kembali memanggil orangtua yang bersangkutan untuk memperjelas duduk perkara tersebut.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat Ujianto