Netral English Netral Mandarin
14:40wib
Amerika Serikat mengimbau warganya untuk tidak bepergian ke Indonesia karena angka penularan infeksi virus corona (Covid-19) yang dinilai tinggi dan kemungkinan adanya serangan teror. Tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) di RSD Wisma Atlet mulai mengalami peningkatan pada 3-4 pekan pasca-Lebaran. BOR RS sudah mencapai 75,19 persen.
53 Prajurit KRI Nanggala Gugur Dalam Tugas, Jokowi: Patriot Terbaik Penjaga Kedaulatan Negara

Selasa, 27-April-2021 08:50

Presiden Joko Widodo.
Foto : Setpres
Presiden Joko Widodo.
13

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya 53 prajurit TNI Angkatan Laut di kapal selam KRI Nanggala 402.

Presiden menyatakan para prajurit yang gugur saat melaksanakan tugas di perairan utara Pulau Bali itu, merupakan patriot terbaik penjaga kedaulatan negara.

"Mereka adalah putra-putra terbaik bangsa, patriot terbaik penjaga kedaulatan negara. Pengabdian saudara-saudara akan terpatri di sanubari seluruh rakyat Indonesia," kata Jokowi dalam keterangan pers daring, Senin (26/4/2021).

"Semoga arwah prajurit-prajurit Hiu Kencana tersebut mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan keiklasan, kesabaran dan ketabahan," ucap Jokowi.

Pada kesempatan itu, Presiden juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada TNI, Polri, Basarnas, Bakamla, BPPT, dan KNKT serta seluruh unsur telah berupaya maksimal dalam menemukan KRI Nanggala 402.

"Dan, terima kasih, penghargaan juga saya sampaikan atas bantuan dari negara- negara sahabat dalam upaya dan kerja keras pencarian kapal selam KRI Nanggala-402," ucap Presiden.

Kapal selam KRI Nanggala 402 dinyatakan tenggelam setelah hilang kontak di perairan utara Bali sejak Rabu (21/4) dini hari. Kemudian pada Sabtu (25/4) sore, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyampaikan bahwa 53 awak KRI Nanggala telah gugur.

Panglima TNI memastikan hal itu setelah KRI Rigel dan remote operation vehicle (ROV) milik kapal MV Swift Rescue dari Singapura memperoleh citra bawah air secara visual yang dikonfirmasi sebagian bagian dari KRI Nanggala 402.

Badan kapal buatan Jerman tahun 1978 itu ditemukan di kedalaman 838 meter di bawah permukaan laut, di perairan utara Bali dengan kondisi terbelah menjadi tiga bagian.

"Berdasarkan bukti-bukti otentik tersebut, dapat dinyatakan bahwa KRI Nanggala 402 telah tenggelam dan seluruh awaknya telah gugur. Prajurit- prajurit Hiu Kencana telah gugur saat melaksanakan tugas di perairan utara Bali," kata Marsekal TNI Hadi Tjahjanto. 

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sesmawati