Netral English Netral Mandarin
03:12wib
Aparat dari satuan TNI dan Polri akan menjadi koordinator dalam pelaksanaan tracing (pelacakan) Covid-19 dalam Pemberlakuan Pembatasan Sosial Masyarakat (PPKM) yang kembali diperpanjang. Presiden Joko Widodo memberi kelonggaran selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 diperpanjang mulai 26 Juli hingga 2 Agustus 2021.
6 Manfaat Tanaman Kelor yang Tak Terduga

Rabu, 07-Juli-2021 09:40

Tanaman Kelor.
Foto : Pinterest
Tanaman Kelor.
5

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Tanaman kelor atau yang memiliki nama latin Moringa oleifera adalah tanaman yang telah dipuji karena manfaat kesehatannya. Ini sangat kaya akan antioksidan sehat dan senyawa tanaman bioaktif. 

Berikut adalah enam manfaat kesehatan dari tanaman kelor yang didukung oleh penelitian ilmiah, seperti dilansir dari laman helathline, Rabu (7/7/2021).

1. Kaya Nutrisi

Baca Juga :

Daun kelor adalah pohon asli yang cukup besar di India Utara. Ia memiliki berbagai nama, seperti pohon paha, pohon lobak atau pohon minyak ben. Hampir semua bagian pohonnya dimakan atau digunakan sebagai bahan obat herbal tradisional.

Di negara-negara Barat, daun keringnya dijual sebagai suplemen makanan, baik dalam bentuk bubuk atau kapsul dan kaya akan vitamin C. 

Baca Juga :

2. Kaya Antioksidan 

Antioksidan adalah senyawa yang bertindak melawan radikal bebas dalam tubuh Anda. Radikal bebas tingkat tinggi dapat menyebabkan stres oksidatif, yang berhubungan dengan penyakit kronis seperti penyakit jantung dan diabetes tipe 2.

Baca Juga :

Beberapa senyawa tanaman antioksidan telah ditemukan dalam daun kelor. Selain vitamin C dan beta-karoten, terkandung Quercetin: Antioksidan kuat ini dapat membantu menurunkan tekanan darah. Asam klorogenat: membantu memoderasi kadar gula darah setelah makan.

Ekstrak daun kelor juga dapat digunakan sebagai pengawet makanan. Ini meningkatkan umur simpan daging dengan mengurangi oksidasi.

3. Dapat Menurunkan Kadar Gula Darah 

Gula darah tinggi bisa menjadi masalah kesehatan yang serius. Padahal, itu adalah ciri utama diabetes. Seiring waktu, kadar gula darah tinggi meningkatkan risiko banyak masalah kesehatan yang serius, termasuk penyakit jantung. Untuk alasan ini, penting untuk menjaga gula darah Anda dalam batas yang sehat. 

Menariknya, beberapa penelitian menunjukkan bahwa daun kelor dapat membantu menurunkan kadar gula darah. Namun, sebagian besar bukti didasarkan pada penelitian pada hewan. Hanya ada sedikit penelitian berbasis manusia, dan umumnya berkualitas rendah.

Para ilmuwan percaya efek menurunkan kadar gula darah ini disebabkan oleh senyawa tanaman seperti isothiocyanates.

4. Mengurangi Peradangan 

Peradangan adalah respons alami tubuh terhadap infeksi atau cedera. Ini adalah mekanisme perlindungan yang penting tetapi dapat menjadi masalah kesehatan utama jika berlanjut dalam jangka waktu yang lama. Faktanya, peradangan berkelanjutan terkait dengan banyak masalah kesehatan kronis, termasuk penyakit jantung dan kanker.

Sebagian besar buah-buahan utuh, sayuran, rempah-rempah memiliki sifat anti-inflamasi. Namun, sejauh mana mereka dapat membantu tergantung pada jenis dan jumlah senyawa anti-inflamasi yang dikandungnya. Para ilmuwan percaya bahwa isothiocyanate adalah senyawa anti-inflamasi utama dalam daun, polong, dan biji kelor.

5. Menurunkan Kolesterol 

Memiliki kolesterol tinggi telah dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit jantung. Untungnya, banyak makanan nabati dapat secara efektif mengurangi kolesterol. Ini termasuk biji rami, gandum dan almond. 

Baik penelitian berbasis hewan dan manusia telah menunjukkan bahwa daun kelor mungkin memiliki efek penurun kolesterol yang serupa.

6. Melindungi Terhadap Toksisitas Arsenik 

Kontaminasi arsenik pada makanan dan air merupakan masalah di banyak bagian dunia. Jenis beras tertentu mungkin mengandung kadar yang sangat tinggi. Paparan jangka panjang terhadap arsenik tingkat tinggi dapat menyebabkan masalah kesehatan dari waktu ke waktu. Misalnya, penelitian telah menghubungkan paparan jangka panjang dengan peningkatan risiko kanker dan penyakit jantung. 

Menariknya, beberapa penelitian pada tikus dan tikus menunjukkan bahwa daun dan biji kelor dapat melindungi dari beberapa efek toksisitas arsenik. Hasil ini menjanjikan, tetapi belum diketahui apakah ini juga berlaku untuk manusia.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Irawan HP