Netral English Netral Mandarin
10:03 wib
Tersiar informasi bahwa Kejaksaan Agung memeriksa Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan karena adanya unrealized loss investasi. Dibalik suksess harum bumbu masak mi instan indomie ternyata ada Hj Nunuk Nuraini yang kemarin, Rabu, (27/1/2021), tutup usia.
6 Pengawal HRS Tewas, Mardani PKS Shock dan Usul Bentuk TPF

Senin, 07-December-2020 23:20

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera.
Foto : dpr.go.id
Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera.
15

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Enam laskar Front Pembela Islam (FPI) yang mengawal Habib Rizieq Shihab (HRS), dikabarkan tewas ditembak polisi. Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera mengaku shock mendengar kabar itu.

"Kejadian meninggalnya enam orang pengawal Habieb Rizieq semalam, shock dan luar biasa mengejutkan. Nyawa satu orang itu mahal sekali. Ini enam orang. Ini kejadian luar biasa," tulis Mardani di akun Twitternya, Senin (7/12/2020).

Atas peristiwa itu, Mardani mengusulkan dibentuknya Tim Pencari Fakta (TPF) untuk mengungkap kebenaran kejadian tersebut.



"Satu kematian di Papua dibuatkan Tim Pencari Fakta, ini enam orang. Perlu segera diusulkan Tim Pencari Fakta. Semua mesti mengambil pelajaran dari kasus luar biasa ini," cuit anggota DPR itu.

Sebelumnya, enam laskar yang mengawal Habib Rizieq dikabarkan ditembak mati oleh polisi di Tol Jakarta-Cikampek km 50 pada Senin (7/12/2020) dini hari tadi.

Menurut Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Fadil Imran, penembakan itu dilakukan anggotanya karena diserang oleh pengikut Habib Rizieq.

"Terjadi penyerangan terhadap anggota Polri yang sedang melaksanakan tugas penyelidikan terkait rencana pemeriksaan MRS (Muhammad Rizieq Shihab) yang dijadwalkan berlangsung hari ini jam 10.00 WIB," kata Fadil dalam jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (07/12/2020) siang.

Fadil membeberkan, kendaraan aparat dipepet dan diberhentikan oleh dua kendaraan pengikut Habib Rizieq.
Para pengikut HRS yang berjumlah 10 orang melakukan penyerangan dengan menodongkan senjata api dan senjata tajam.

"Karena membahayakan keselamatan jiwa petugas pada saat itu, kemudian petugas melakukan tindakan tegas dan terukur yang mengakibatkan enam orang penyerang meninggal dunia dan empat orang lainnya melarikan diri," ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Umum FPI Munarman menyebut, anggota laskar FPI dibunuh di tempat lain. Pasalnya, Munarman mengaku sempat mengecek di tempat kejadian perkara (TKP) dimaksud pada pukul 03.00 WIB, namun tidak ada jenazah, mobil laskar FPI atau pun keramaian di tempat tersebut. Tapi yang ada hanya petugas aparat.

"Kalau itu memang tembak menembak, dan tewas di tempat, itu pasti ada jenazah di situ. Pasti butuh proses lama untuk evakuasi di situ. Tetapi ini tidak ada," ujar Munarman dalam konferensi pers di Petamburan, Jakarta Pusat, Senin (7/12/2020).

"Bahkan perlu diketahui ini, sempat salah satu laskar mengirimkan voice note rintihan dari salah satu laskar kami yang ditembak. Itu artinya apa? Itu artinya laskar kami dibawa ke satu tempat dan dibantai di tempat itu. Dibantai di tempat lain," ungkapnya.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Irawan HP