Netral English Netral Mandarin
18:53 wib
Sony Pictures mengumumkan tunda perilisan film baru mereka. Film Cinderella yang sedianya dijadwalkan rilis pada 5 Februari 2021 diundur ke 16 Juli 2021. Film Ghostbusters: Afterlife juga diundur. Kementerian Kesehatan menegaskan, hampir tak mungkin seseorang yang divaksin Sinovac terinfeksi virus corona karena vaksin. Sebab, vaksin tersebut berisi virus mati.
70 Persen Siswi Tak Perawan Lagi, EK: Depok 15 Tahun Dikuasai PKS, Mungkin Ini Hasilnya

Senin, 28-December-2020 04:06

Ilustrasi: 70 Persen Siswi Tak Perawan Lagi, Eko Kuntadhi sebut Depok 15 Tahun Dikuasai PKS, Mungkin Ini Hasilnya
Foto : Istimewa
Ilustrasi: 70 Persen Siswi Tak Perawan Lagi, Eko Kuntadhi sebut Depok 15 Tahun Dikuasai PKS, Mungkin Ini Hasilnya
11

DEPOK. NETRALNEWS.COM - Belum diketahui apa penyebab pasti maraknya siswi di Kota Depok tidak perawan lagi, namun hal ini dibenarkan anggota DPR RI Komisi VIII Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Nur Azizah Tamhid.

Nur Azizah Tamhid menyampaikan sekitar 70 persen siswi sekolah di Kota Depok, Jawa Barat, tidak lagi perawan.

Menanggapi pernyataan Nur Azizah Tamhid, pegiat media sosial Eko Kuntadhi, Minggu malam (27/12/20) mencuit pendek di akun Twitternya, katanya: "Ini partai, urusannya selamgkamgan mulu... Depok 15 tahun dikuasai PKS. Mungkin inilah hasilnya..."



Sebelumnya dilansir Tribunnews seperti tautan yang diunggah Eko Kuntadhi, ternyata menurut pernyataan Nur Azizah Tamhid sekitaran 70 persen siswi di Kota Depok mengaku tidak perawan lagi.

Mantan Ketua TP PKK Kota Depok itu meminta kepada orangtua untuk memberikan pendidikan agama yang maksimal kepada putra dan putrinya.

Kemudian juga jangan membiarkan para buah hati terlena dengan gadget dan dunia maya. Pengawasan dari orangtua sangat dibutuhkan.

Orangtua juga harus memberikan pemahaman kepada buah hatinya tentang dampak buruk dari pergaulan bebas.

"Buah hati kita harus diawasi dalam penggunaan gadget. Informasi yang bebas di media sosial dapat membuat remaja terpengaruh," ujarnya

Nur Azizah menambahkan bahwa peranan pengurus RT dan RW juga sangat penting agar para remaja di Kota Depok terhindar dari pergaulan seks bebas.

Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA), Arist Merdeka Sirait sependapat dengan pernyataan Nur Azizah jika mengacu pada data lima tahun silam.

"Jadi sebenarnya lima tahun yang lalu survei Komnas PA menemukan 93,7 persen anak SMP dan SMA itu mengaku sudah tidak perawan lagi," kata Arist Merdeka Sirat.

"Jadi apa yang dikatakan oleh kader PKS itu dibenarkan data lima tahun lalu kita sudah umumkan itu," ujar Arist saat dikonfirmasi, Rabu (23/12/2020).

Arist Merdeka Sirait mengatakan dari persentase itu, sebanyak 61,2 diantaranya mengaku nekat menggugurkan kandungannya.

"Itu (survey) di beberapa wilayah dengan sampling sekira 4.700-an anak SMP dan SMA. Jadi jika diturunkan persentase itu atau yang dilansir di Depok itu dibenarkan dengan angka itu," paparnya.

Karena itu, Arist menegaskan data yang disampaikan oleh Nur Azizah Tamhid memang mirip dengan data yang dimiliki pihaknya, hanya berbeda pada jumplah samplingnya.

"Dari data kami, bahkan 97 persen lebih itu mengaku pernah nonton pornografi. Jadi perilaku seks remaja di Depok itu sesuai angka-angka itu. Makanya perlu diantisipasi," ujarnya.

Arist juga menyinggung soal Depok yang disebut Kota Layak Anak.

Lebih lanjut, Arist menyebut bahwa kasus kekerasan terhadap anak telah masuk katehlru abnormal, melebihi level darurat.

"Pemerintahan yang baru harus benar-benar berjanji mengurus kota yang didengung-dengungkan kota layak anak, bukan hanya infrastruktur, tapi semua lapisan harus memberikan perhatian lebih," ujarnya.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat Ujianto