Netral English Netral Mandarin
05:26 wib
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendapatkan vaksinasi COVID-19 kedua kalinya masih dengan vaksin Sinovac yang dilaksanakan di lingkungan Istana Kepresidenan Jakarta pada Rabu (27/1/2021). Komjen Listyo Sigit Prabowo resmi dilantik sebagai Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) yang baru. Pelantikan ini dilakukan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara.
Siaran Live Misa Katolik Dipotong Iklan, TVRI Kena Semprot Netizen

Senin, 21-December-2020 15:44

Tangkapan layar siaran langsung misa katolik di televisi nasional TVRI yang ditengah acara terdapat potongan iklan.
Foto : Istimewa
Tangkapan layar siaran langsung misa katolik di televisi nasional TVRI yang ditengah acara terdapat potongan iklan.
10

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Viral potongan siaran langsung misa katolik di televisi nasional TVRI yang ditengah acara terdapat potongan iklan. Tak elak, ramai-ramai netizen mempertanyakan televisi milik pemerintah itu. Bahkan, tak sedikit warganet mengomentari pedas.

Dari pantauan, mula-mula sebuah netizen dengan  akun meme menangkap foto sebuah acara misa lengkap dengan sebuah iklan program talkshow milik TVRI, Puspita. Lalu, dalam unggahan tersebut sudah mendapatkan like hingga 6.539, serta 332 komentar.

Beberapa netizen menyebut kalau TVRI tak elok ketika sebuah upacara keagamaan yang sedang diikuti jemaat yang menjadi penonton dirumah. Menurut warganet, iklan tersebut jelas menggangu proses misa.



"TVRI harusnya terlebih dahulu berdiskusi dengan rohhaniawan dahulu, misal iklan muncul setelah bacaan injil sebelum homili," dipotong dari komentar akun @kristen.selubung dalam potongan komentarnya. Jakarta, Senin (21/12/2020).

Akun itu juga, menuliskan bukannya melarang stasiun televisi melakukan tindakan komersil, enggak sama sekali. Bukan asal protes, tapi terimakasih buat niat baik TVRI membantu saudara-saudari Katolik tapi Kalaupun hasilnya begitu, toh banyak umat masih bisa memanfaatlan media lain.

"Tolong dipikirkan ya TVRI, terima kasih untuk niat baik TVRI yang coba memfasilitasi," tulis komentar yang sudah disesuaikan.

Reporter : PD Djuarno
Editor : Nazaruli