Netral English Netral Mandarin
10:59 wib
Sejumlah ahli mengkritik penerapan alat deteksi Covid-19 GeNose karena masih tahap ekperimental. Belum bisa dipakai dalam pelayanan publik khususnya screening Covid-19. Polri menegaskan akan menindaklanjuti kasus rasisme yang dialami mantan komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai. Diketahui, Pigai menjadi korban rasis yang dilakukan Ambroncius Nababan.
Jelang Pergantian Tahun, Perlukah Anda Beli Mobil? Ini Caranya agar Dapat Murah

Selasa, 15-December-2020 08:20

Jelang tahun baru masyarakat biasanya ingin memiliki mobil baru.
Foto : Akselerasi
Jelang tahun baru masyarakat biasanya ingin memiliki mobil baru.
10

JAKARTA, NETRALNEWS.COM -Mobil pribadi tentunya merupakan aset, selain nilainya terus mengalami depresiasi seiring dengan berjalannya waktu, mobil juga memiliki masa kelayakan pakai yang berbeda-beda. Itulah sebabnya mengapa para pemilik mobil kerap mengganti mobilnya dalam beberapa tahun.

Ada banyak alasan yang dikemukakan oleh seseorang saat dirinya membeli mobil baru. Hal itu bisa didasarkan atas perubahan kebutuhan maupun hanya sekedar keinginan belaka.

Begitu pula dengan cara belinya, ada berbagai cara untuk mengganti mobil lama dengan yang baru yang umumnya dilakukan oleh pemilik mobil. Bisa dengan langsung membeli mobil yang dia buru, menjual mobil lama terlebih dulu, atau dengan cara tukar tambah dengan mobil lama.



Dilansir dari siaran pers Lifepal, Selasa, (15/12/2020), disebutkan patut diketahui bahwa mengganti mobil lama ke baru tentu membutuhkan pertimbangan finansial. Berikut adalah saran dari Lifepal mengenai waktu yang tepat jika Anda harus mengganti mobil lama Anda.

1. Jika pindah tempat tinggal ke zona rawan banjir
Ada banyak alasan mengapa seseorang harus berpindah tempat tinggal. Bisa jadi karena dirinya dimutasi oleh perusahaannya ke kota lain, atau membeli aset properti dengan harga terjangkau.

Cukup nahas bila kita baru saja menyadari, banyak akses di tempat tinggal baru kita adalah wilayah rawan banjir.

Jika saat ini Anda memiliki mobil sedan, hatchback, atau city car, maka mengganti mobil ke minibus atau SUV dengan ground clearance lebih tinggi adalah hal yang tepat dilakukan. Memakai mobil dengan ground clearance pendek di wilayah tersebut justru akan menimbulkan masalah di musim hujan.

Biaya perbaikan atas kerusakan terkait banjir juga tidak murah.
2. Saat momongan bertambah
Mobil lima penumpang mungkin masih nyaman digunakan untuk keluarga muda, atau keluarga kecil dengan satu orang anak. Namun apa kabarnya jika momongan Anda bertambah satu dan anggota keluarga menjadi 4 orang?

Besar kemungkinan, mobil Anda saat ini akan terasa sempit dan tidak lagi nyaman dipakai bepergian sekeluarga. Mengganti mobil lama Anda menjadi mobil tujuh penumpang tentu menjadi ide yang cukup baik.

3. Saat suku cadang mobil Anda mulai langka dan perawatan mahal
Semakin tua mobil maka semakin banyak pula suku cadang yang harus diganti. Selain itu, kondisi mobil Anda pun tidak lagi sama seperti saat masih baru.

Sama halnya dengan manusia. Makin tua usia, makin tinggi ancaman penyakit kritis yang muncul dan mengancam nyawa kita.

Tidak menutup kemungkinan, suku cadang dari mobil yang kita miliki menjadi semakin sulit dicari di pasaran. Kondisi mesin yang sudah tak prima pun membuat kita harus bolak-balik bengkel, yang akhirnya menguras tabungan kita sendiri.

 

3. Saat suku cadang mobil Anda mulai langka dan perawatan mahal
Semakin tua mobil maka semakin banyak pula suku cadang yang harus diganti. Selain itu, kondisi mobil Anda pun tidak lagi sama seperti saat masih baru.

Sama halnya dengan manusia. Makin tua usia, makin tinggi ancaman penyakit kritis yang muncul dan mengancam nyawa kita.

Tidak menutup kemungkinan, suku cadang dari mobil yang kita miliki menjadi semakin sulit dicari di pasaran. Kondisi mesin yang sudah tak prima pun membuat kita harus bolak-balik bengkel, yang akhirnya menguras tabungan kita sendiri.

Dalam kondisi ini, tidaklah salah bagi Anda untuk mempertimbangkan diri mengganti mobil baru.

4. Ketika Anda punya dana yang “cukup”
Gantilah mobil Anda dengan yang baru jika memang kondisi keuangan Anda cukup sehat. Hal itu ditunjukkan dari jumlah ketersediaan uang tabungan Anda saat ini.

Jikalau mengganti mobil baru akan berdampak menghabiskan seluruh tabungan dan dana darurat Anda, maka urungkanlah niat tersebut, carilah alternatif mobil yang yang lebih murah. Atau kumpulkanlah dana terlebih dulu sebelum membeli.

Anda pun bisa mencoba opsi tukar tambah mobil lama dan baru, atau menjual mobil lama terlebih dulu agar mendapat tambahan dana yang signifikan.

5. Saat estimasi biaya perawatan dan operasional mobil baru incaran Anda “terjangkau”
Untuk apa membeli mobil dengan kapasitas mesin lebih besar dari saat ini? Untuk apa pula Anda membeli mobil dengan merek yang harga suku cadangnya terkenal jauh lebih mahal dari mobil Anda sekarang?

Sejatinya, sah-sah saja membeli mobil dengan spesifikasi lebih tinggi dari yang Anda miliki saat ini. Asalkan penghasilan Anda juga sudah bertambah dengan cukup signifikan.

Jangan hanya karena faktor keinginan, Anda mengabaikan faktor keuangan dan memaksakan diri untuk membeli mobil dengan spesifikasi lebih tinggi.

6. Ketika pajak mobil baru yang Anda inginkan juga terjangkau
Bukan hanya spesifikasi, biaya perawatan, dan harga suku cadang yang harus Anda perhatikan. Besaran pajak tahunan juga tidak boleh luput dari perhatian Anda.

Pajak kendaraan bermotor merupakan salah satu pengeluaran yang bersifat wajib dibayarkan. Ketika pajak mobil baru Anda terlampau tinggi, maka pengeluaran pasif Anda pertahun juga akan semakin tinggi.

 

Reporter :
Editor : Sulha Handayani