Netral English Netral Mandarin
00:34 wib
Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Bandara Soekarno-Hatta akan menerapkan sistem baru agar tak ada lagi surat hasil tes Covid-19 palsu. Dinas Kesehatan DKI Jakarta melaporkan bahwa keterisian tempat tidur Intensive Care Unit (ICU) pasien Covid-19 di 101 rumah sakit rujukan telah mencapai 85 persen.
Uki: Alasan Staf Kedubes Jerman ke Markas FPI Tidak Masuk Akal

Senin, 21-December-2020 23:30

Mantan juru bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Dedek Prayudi atau Uki.
Foto : psi.id
Mantan juru bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Dedek Prayudi atau Uki.
10

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Mantan juru bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Dedek Prayudi atau Uki menilai, pernyataan Kedutaan Besar (Kedubes) Jerman soal staf mereka yang menyambangi markas Front Pembela Islam (FPI), tidak masuk akal.

Dalam pernyataan, Kedubes Jerman di Jakarta mengklarifikasi bahwa staf diplomatiknya mendatangi Markas FPI di Petamburan, Jakarta Pusat (Jakpus)  hanya untuk memastikan situasi keamanan terkait aksi 1812 yang digelar FPI cs.

"Staff @KedubesJerman mendatangi markas FPI untuk memastikan keamanan tidak masuk akal," tulis Dede di akun Twitternya, @Uki23, Senin (21/12/2020).



"Tidak pernah saya dengar diplomat berkunjung ke markas ormas preman yang tak berotoritas untuk memastikan keamanan," sambung Uki.

Atas kejadian itu, Dede meminta agar Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) mengambil tindakan tegas dan terukur.

"@Kemlu_RI harus ambil tindakan tegas yang terukur," kata @Uki23.

Sebelumnya, pihak Kedubes Jerman mengklarifikasi polemik kedatangan salah seorang stafnya ke Markas FPI di Petamburan pada Kamis (17/12/2020).

Dalam klarifikasinya, Kedubes Jerman mengatakan, kedatangan staf mereka ke Markas FPI bertujuan untuk memastikan situasi keamanan terkait dengan Aksi 1812 yang digelar FPI cs untuk menuntut pembebasan Habib Rizieq.

Pasalnya, diperkirakan massa akan melewati kantor Kedubes Jerman yang berada di Jalan MH Thamrin, Menteng, Jakarta Pusat.

"Sehubungan dengan pemberitahuan mengenai demonstrasi yang berlangsung pada hari Jumat, 18 Desember 2020, salah seorang pegawai Kedutaan Jerman berusaha untuk mendapatkan gambaran tersendiri mengenai situasi keamanan yang bersangkutan karena demonstrasi juga dapat melintasi kawasan Kedutaan," kata Kedubes Jerman dalam keterangan tertulisnya, Senin (21/12/2020).

Kedubes Jerman menyebut tindakan stafnya itu merupakan inisiatif pribadi. "Pegawai tersebut bertindak atas inisiatif sendiri tanpa koordinasi dengan pihak Kedutaan," terang Kedubes Jerman.

Kedubes Jerman pun menyampaikan penyesalan atas kesan yang ditimbulkan dari kunjungan staf mereka ke markas FPI. Kedubes menegaskan bahwa tidak ada tujuan politik dibalik tindakan staf itu.

"Kedutaan Besar Jerman menyesali kesan yang telah ditimbulkan peristiwa ini di mata publik serta mitra-mitra Indonesia kami dan menegaskan bahwa tidak ada tujuan politis apa pun di balik kunjungan ini. Pernyataan lain yang bertentangan dengan ini tidak sesuai dengan fakta. Kedutaan Jerman menentang segala upaya untuk menginstrumentalisasi kejadian ini demi tujuan politis," jelas Kedutaan Jerman.

Lebih lanjut, Kedubes Jerman menyatakan menghargai hubungan bilateral yang sangat baik dan kerja sama yang erat dengan Indonesia, dan sama sekali tidak mencampuri urusan internal Indonesia.

"Kami telah berkomunikasi dengan otoritas Indonesia yang berwenang untuk perihal ini dan meyakini bahwa kasus dapat diperjelas untuk semua pihak. Kami teguh berada di sisi mitra-mitra Indonesia kami dan mendukungnya dalam mempromosikan toleransi antar-agama dan upaya deradikalisasi. Hal ini juga telah kami tegaskan dalam pembicaraan dengan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia pada 20 Desember 2020," demikian disampaikan Kedubes Jerman. 

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Irawan HP