Netral English Netral Mandarin
banner paskah
21:24wib
Indonesia Corruption Watch menilai pengelolaan internal Komisi Pemberantasan Korupsi sudah bobrok. Kapal selam KRI Nenggala-402 yang hilang kontak saat melakukan latihan di perairan Bali karam di kedalaman 600-700 meter.
Tunjukkan Bukti  Moeldoko Mau Ambil Alih Demokrat dari AHY, AA: Kami Temukan Tiket Jatuh di...

Kamis, 04-Maret-2021 14:56

Politikus Demokrat, Andi Arief
Foto : Istimewa
Politikus Demokrat, Andi Arief
31

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Politikus Demokrat Andi Arief tunjukkan bukti adanya keterlibatan Moeldoko dalam upaya pengambilalihan kepemimpinan AHY dalam tubuh Demokrat.

Andi mengaku menemukan bukti tiket jatuh. Didalamnya tercantum perjalanan Moelkodo menuju Sumatera Utara.

"Mudah-mudahan Pak Jokowi dan Pak Mensesneg tidak tahu soal keberangkatan Pak Moeldoko ke Sumatera Utara dalam rangka mengambil alih kepemimpinan AHY di Partai Demokrat. Demikian juga Pak Prof @mohmahfudmd  dan Pak Kapolri.  Kami menemukan bukti tiket yang jatuh di bandara," kata Andi Arief, Kamis, (4/3/21).

Sementara sebelumnya diberitakan, Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko justru mengingatkan bakal mengambil langkah apabila terus menerus dikaitkan dengan upaya kudeta Partai Demokrat.

Dia meminta elit Demokrat berhenti menekannya. Namun bila tindakan ini terus dilakukan, dia mengancam akan mengambil langkah-langkah tertentu yang diyakini. Kendati demikian, tidak dijelaskan lebih detail perihal tindakan ke depan.

“Saya ingin mengingatkan semua ya, saya ingin mengingatkan karena saya bisa sangat mungkin melakukan langkah-langkah yang saya yakini. Jadi saya berharap jangan menekan saya,” katanya di Jakarta, Kamis (25/2/2021).

Moeldoko memastikan tak tahu menahu soal adanya upaya kudeta terhadap Partai Demokrat. Moeldoko berdalih tidak lagi mengikuti perkembangan terbaru terkait partai bintang mercy itu.

“Emang belum selesai di Demokrat? Saya pikir sudah selesai. Kan saya enggak ikutin ya.”

Moeldoko menyebut sudah disibukkan pada persiapan pernikahan putri bungsunya sejak tiga hingga empat pekan terakhir. Alhasil dia tidak mengetahui perkembangan internal partai tersebut.

“Karena seperti yang tadi saya katakan, saya tidak tahu situasi itu. Saya pesan seperti itu saja. Karena saya punya hak seperti apa yang saya yakini,” terangnya.

Sebelumnya sejumlah petinggi Partai Demokrat menuding Moeldoko turut serta dalam upaya kudeta partai tersebut di awal tahun. Bahkan Susilo Bambang Yudhoyono menyebut langsung nama Jenderal bintang empat itu dalam upaya kudeta.

“Secara pribadi saya sangat yakin bahwa yang disebutkan Moeldoko adalah diluar pengetahuan Presiden Jokowi. saya juga yakin bahwa Presiden Jokowi memiliki integritas yang jauh berbeda dengan prilaku pembantu dekatnya itu,” katanya dikutip Kamis (25/2/2021).

Presiden ke-6 RI itu juga yakin bahwa sejumlah pejabat pemerintah seperti Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD, Menkumham Yasonna Laoly hanya dicatut namanya oleh Moeldoko.

“Demikian juga nama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Ka BIN Jenderal Budi Gunawan yang juga disebut-sebut namanya.”

“Partai Demokrat percaya bahwa para pejabat tersebut memiliki integritas. betul-betul tidak tahu menahu dan tidak masuk diajak jika ingin mengganggu Partai Demokrat,” terangnya.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat Ujianto