Netral English Netral Mandarin
19:47 wib
Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Bandara Soekarno-Hatta akan menerapkan sistem baru agar tak ada lagi surat hasil tes Covid-19 palsu. Dinas Kesehatan DKI Jakarta melaporkan bahwa keterisian tempat tidur Intensive Care Unit (ICU) pasien Covid-19 di 101 rumah sakit rujukan telah mencapai 85 persen.
Abu Janda: Panglima Banser Jadi Menag, Berita Buruk Buat Kelompok Radikal dan Intoleran

Rabu, 23-December-2020 07:20

Foto : Twitter
10

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunjuk Ketua Umum GP Ansor, Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yaqut), menjadi Menteri Agama (Menag) menggantikan Fachrul Razi.

"Beliau adalah tokoh muslim, Ketua GP Ansor, dan akan kita berikan tanggung jawab sebagai Menteri Agama,” kata Presiden saat memperkenalkan Gus Yaqut sebagai Menag baru di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Selasa, (22/12/2020).

Masuknya nama Gus Yaqut dalam Kabinet Indonesia Maju, disambut gembira pegiat media sosial Permadi Arya atau Abu Janda.



"Breaking news. Panglima Banser jadi Menteri Agama," tulis Abu Janda di akun Twitter-ny, @permadiaktivis1, Selasa (22/12/2020).

Menurut Abu Janda, penunjukan Gus Yaqut sebagai Menag merupakan kabar buruk bagi kelompok radikal dan intoleran.

"Berita buruk buat kelompok Radikal intoleran," kata anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) itu.

Lebih lanjut, Abu Janda berharap, Gus Yaqut bisa mewujudkan slogan Fachrul Razi yang disampaikan sesaat setelah dilantik menjadi Menag pada (23/10/2020) lalu.

Kala itu Fachrul mengatakan bahwa jabatan menteri agama yang diembannya bukan hanya untuk agama Islam saja, melainkan semua agama di Indonesia.

"Semoga slogan Menag sebelumnya 'Saya bukan menteri agama Islam saja, saya menteri semua agama' bisa terwujud bukan retorika saja. Mabruk tum. Selamat bertugas Gus Yaqut @Ansor_Satu," cuit Abu Janda.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sulha Handayani