Netral English Netral Mandarin
06:27 wib
Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto menggugat pemerintah Indonesia membayar ganti rugi sebesar Rp56 miliar terkait penggusuran dalam proyek pembangunan Tol Depok-Antasari di Jakarta Selatan. Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono mengonfirmasi bahwa Kabareskrim Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo akan dilantik Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) jadi Kapolri pada Rabu (27/1).
AC atau Kipas Angin, Mana yang Lebih Anda Butuhkan?

Selasa, 01-December-2020 00:00

Ilustrasi AC
Foto : Istimewa
Ilustrasi AC
14

JAKARTA, NETRALNEWS.COM- AC VS kipas angin, mana yang lebih Anda butuhkan? – Suhu udara yang terlalu panas, kerap kali mengganggu kenyamanan seseorang di dalam sebuah ruangan. Belum lagi ruangan tersebut memiliki sirkulasi udara yang tidak cukup bagus dan cenderung lembab. Selain mudah berkeringat, terkadang bau ruangan menjadi tidak begitu sedap.

Untuk mengatasi hal tersebut, Anda dapat menggunakan 2 pilihan peralatan ini yaitu, kipas angin atau air conditioner (AC). Selain membuat udara menjadi lebih dingin dan segar, masing-masing peralatan tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Jadi, AC VS kipas angin, mana yang lebih Anda butuhkan?

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, berikut adalah beberapa perbedaan mengenai kedua peralatan pendingin ruangan tersebut.



Mana yang Lebih Baik Untuk Kesehatan?

Baik AC maupun kipas angin, keduanya banyak digunakan untuk membuat suhu udara ruangan menjadi lebih dingin dan segar. Akan tetapi, banyak pandangan yang menyatakan bahwa kedua jenis pendingin ruangan ini memiliki efek samping yang tidak baik bagi kesehatan.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh ilmuwan asal Toyohashi University of Technology, penggunaan AC dalam sebuah ruangan dengan kecepatan 0,14 m/s memicu perubahan posisi tidur yang lebih sering dan mengurangi kualitas tidur. Hal tersebut disebabkan karena adanya hembusan AC yang terlalu kencang. Akan tetapi, penggunaan AC tersebut tidak mempengaruhi fase deep sleep seseorang.

Dalam penelitian lain yang dilakukan oleh Institute American, kipas angin yang dinyalakan di dalam sebuah ruangan tertutup sangat berbahaya untuk kesehatan, khususnya bagi bayi. Pasalnya, menyelakan kipas angin di ruangan tertutup dapat menyebabkan karbondioksida terus berada di dalam ruangan. Sehingga, hal tersebut dapat memicu terjadinya permasalahan pada pernafasan.

Sementara itu, Dr. Meta Hanindita SpA menyatakan bahwa, baik kipas angin maupun AC tidak memiliki pengaruh yang buruk bagi kesehatan secara langsung. Namun, gangguan kesehatan seperti, rinitis alergi maupun asma biasanya terjadi karena sirkulasi udara yang buruk di ruang tertutup. Oleh karena itu, apabila Anda ingin menggunakan AC atau kipas angin, pastikan untuk memperhatikan sirkulasi udara ruangan. Selain itu, bersihkan kipas angin atau AC secara rutin untuk menjaga kualitas udara dan nyalakan di saat-saat yang memang diperlukan saja. Hal tersebut dilakukan guna menghindari masalah kesehatan seperti Bell’s Palsy yang menyerang sistem syaraf wajah dan menyebabkan wajah menjadi tegang, susah berekspresi ataupun tersenyum.

Mana yang Lebih Ramah Lingkungan?

Sudah banyak diketahui bahwa AC dapat mengeluarkan senyawa klor yang dapat menyebabkan terjadinya penipisan lapisan ozon (O3). Teori tersebut pertama kali diungkapkan oleh Rowland dan Molina pada tahun 1974. Pasalnya, di dalam sebuah AC terdapat sebuah alat yang dinamakan dengan refrigerant. Di dalam refrigerant tersebut terdapat senyawa CFC (Chloro Fluoro Carbon) yang mengandung unsur klor, fluor, dan juga karbon. Mulanya, CFC dianggap ideal, namun ternyata, senyawa tersebut dapat etrbang ke atmosfer dan menyebabkan kerusakan ozon. Saat ini, sudah banyak brand AC yang menawarkan penggunaan refrigerant ramah lingkungan. Akan tetapi, hal tersebut belum terbukti efektif.

Sementara itu, kipas angin tidak menggunakan senyawa kimia, karena pada dasarnya kipas angin hanyalah penggerak udara bukan pendingin udara. Kipas angin hanya menggunakan penggerak motor untuk menggerakkan kipas. Oleh karena itu, kipas angin dianggap lebih ramah lingkungan dibandingkan dengan AC. Selain itu, material kipas angin diketahui tidak menyumbang limbah material yang begitu banyak jika dibandingkan dengan AC.

Mana yang Lebih Hemat Energi dan Biaya?

Dilihat dari segi energi yang digunakan, AC memerlukan energi listrik yang lebih besar dibandingkan dengan kipas angin. Terutama jenis AC konvensional. AC konvensional dengan PK 1 rata-rata memerlukan daya kurang lebih 819 Watt. Sementara itu, pada jenis AC inverter dapat menghabiskan daya sekitar 540 Watt. Dengan daya tersebut, Anda dapat mengeluarkan biaya listrik paling tidak Rp 297.626,- per bulan.

Sementara itu, daya atau energi yang dibutuhkan pada sebuah kipas angin standar hanyalah sekitar 35 hingga 75 Watt saja. Besarnya Watt tersebut tentunya dipengaruhi dengan besarnya pemakaian yang Anda lakukan. Namun, semakin besar motor listrik yang digunakan, maka semakin besar pula daya yang diperlukan. Oleh sebab itu, jika dilihat dari penggunaan energi dan biaya, maka kipas angin tentunya jauh lebih murah.

Mana yang Lebih Murah Antara Harga AC dan Kipas Angin?

AC cenderung lebih banyak digunakan oleh kalangan menengah ke atas, sedangkan kipas angin lebih banyak digunakan oleh kalangan menengah ke bawah. Hal tersebut tidak lain dikarenakan perbedaan harga keduanya. Kipas angin dapat Anda dapatkan dengan harga mulai dari Rp 100.000,- saja. Tentunya bergantung dengan jenis dan ukuran kipas angin yang Anda beli.

Sedangkan untuk membeli AC, Anda perlu merogoh kocek lebih dalam lagi. Setidaknya Anda harus merogoh kocek mulai dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah untuk membeli dan memasang sebuah AC. Dengan perbedaan harga AC dan kipas angin demikian, tidak heran jika AC lebih banyak digunakan oleh kalangan menengah ke atas saja.

Demikianlah beberapa ulasan yang dapat menjawab pertanyaan ‘AC VS kipas angin, mana yang lebih Anda butuhkan?’ Anda. Tentunya, pemilihan antara AC atau kipas angin disesuaikan dengan kemampuan beserta dengan kebutuhan Anda. Baik kipas angin atau AC dapat Anda dapatkan dengan harga yang lebih terjangkau di marketplace Ruparupa. Tidak hanya AC dan kipas angin, Ruparupa juga menyediakan berbagai peralatan rumah tangga lainnya seperti blender, juicer, mixer dan berbagai perlengkapan dapur dengan berbagai penawaran voucher.

Reporter :
Editor : tommy