Netral English Netral Mandarin
13:25 wib
Indonesia menempatkan tiga wakilnya pada babak perempat final Toyota Thailand Open 2021 yang akan berlangsung di Impact Arena, Bangkok, Jumat (22/1). Pemerintah resmi memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) selama dua pekan mulai 25 Januari hingga 8 Februari 2021.
Ada Gambar Indonesia Tanpa FPI, Teddy: Jadikan Saja FPI Seperti PKI, Mudah Banget

Minggu, 20-December-2020 20:11

Gambar dengan narasi 'Indonesia Tanpa Front Pembela Islam (FPI)
Foto : Twitter
Gambar dengan narasi 'Indonesia Tanpa Front Pembela Islam (FPI)
10

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Dewan Pakar Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Teddy Gusnaidi mengomentari beredarnya gambar dengan narasi 'Indonesia Tanpa Front Pembela Islam (FPI)'. 

Banyak netizen mengunggah gambar tersebut terkait sejumlah peristiwa yang terjadi akhir-akhir ini yang berkaitan dengan FPI dan pimpinannya, Habib Rizieq Shihab.  

Teddy menyebut, meski banyak yang menyerukan 'Indonesia Tanpa FPI' lewat gambar itu, namun faktanya FPI masih tetap eksis. 



"Banyak tersebar gambar ini, tapi faktanya FPI masih ada," tulis Teddy di akun Twitternya, Sabtu (19/12/2020). 

Padahal, menurut Teddy, ada cara yang mudah untuk 'melenyapkan' FPI di Indonesia, yakni dengan menjadikan ormas tersebut sebagai kelompok terlarang seperti halnya Partai Komunis Indonesia (PKI). 

Meski caranya mudah, lanjut Teddy, namun yang menjadi persoalan adalah berani tidaknya pemerintah menetapkan  FPI sebagai kelompok terlarang. 

"Sebenarnya mudah, jadikan saja FPI seperti PKI, jadikan kelompok terlarang, selesai. Apa hal itu sulit? Tidak, mudah banget, hanya masalah berani atau tidak," cuit @TeddyGusnaidi.

Teddy menduga, selama ini FPI sulit dibubarkan hanya karena ada kata 'Islam' dalam nama ormas yang dibentuk pada 17 Agustus 1998 itu. "Mungkin karena ada nama Islam?. Ah itu cuma label 'jualan' saja," pungkasnya. 

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sesmawati