Netral English Netral Mandarin
10:40 wib
Indonesia menempatkan tiga wakilnya pada babak perempat final Toyota Thailand Open 2021 yang akan berlangsung di Impact Arena, Bangkok, Jumat (22/1). Pemerintah resmi memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) selama dua pekan mulai 25 Januari hingga 8 Februari 2021.
Ada Seruan Papua Merdeka di Kongres GMKI, Fadli Zon dan Musni Umar Colek Mahfud MD

Sabtu, 05-December-2020 18:07

Ada Seruan Papua Merdeka di Kongres GMKI, Fadli Zon dan Musni Umar colek Mahfud MD.
Foto : Go Politik
Ada Seruan Papua Merdeka di Kongres GMKI, Fadli Zon dan Musni Umar colek Mahfud MD.
14

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Rektor Universitas Ibnu Chaldun (UIC) Musni Umar mengomentari potongan video viral peserta Kongres XXXVII Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) yang menyerukan 'Papua Merdeka'. 

Melalui akun Twitternya, Musni menyampaikan hal itu kepada Menko Polhukam Mahfud MD. Musni berkesimpulan seruan peserta kongres tersebut menunjukkan bahwa GMKI dukung kemerdekaan Papua. 

"Yth Prof. Mahfud MD. Menko Polhukam RI. Saya teruskan pernyataan GMKI dalam kongresnya. GMKI: Kembalikan penentuan nasib orang Papua. yel-yel Papua peserta jawab merdeka. Artinya GMKI dukung kemerdekaan Papua dari NKRI," tulis @musniumar, Sabtu (5/12/2020). 



Cuitan Musni itu dikomentari oleh politisi Partai Gerindra Fadli Zon. Menurutnya, pemerintah harus segera merespons soal apa yang terjadi dalam Kongres GMKI itu. 

Seperti halnya Musni, Fadli juga menyentil Menko Polhukam. Ia menyebut biasanya Mahfud MD paling komunikatif terkait isu terkini.

"Sebaiknya segera dijawab pemerintah. P @mohmahfudmd biasanya paling komunikatif," cuit @fadlizon.

Sebelumnya, sebuah penggalan video dengan narasi 'GMKI dukung Papua Merdeka' viral di media sosial pada Sabtu (5/12/2020).

Dalam video berdurasi 49 detik itu, terlihat seorang wanita menyinggung soal nasib orang Papua saat berbicara di atas mimbar di acara Kongres XXXVII GMKI. 

Kongres XXXVII GMKI itu sendiri diketahui digelar di Kota Manokwari, Papua Barat pada tanggal 24-30 November 2020.

Wanita tersebut mengatakan bahwa ada aspirasi peserta kongres yang meminta pemerintah pusat untuk mengembalikan hak penentuan nasib orang Papua. 

"GMKI meminta pemerintah pusat kembalikan hak penentuan nasib orang Papua," kata wanita tersebut disambut riuh peserta kongres. 

"Baik rekan-rekan sekalian, apa yang saya sampaikan disini tidak ada tambah maupun kurang, karena ini merupakan aspirasi suara teman-teman yang ada di pansus. Saya menghargai sehingga semuanya saya bacakan. Demikian hasil dari pansus II, waktu saya kembalikan," jelasnya. 

Usai wanita itu membacakan aspirasi peserta kongres, seorang pria yang berada disampingnya menerima mic dan mengatakan dengan lantang "Indonesia Tanah Airku, tanah ku sewa, air ku beli. Papua... (teriaknya sambil mengepalkan tangan ke atas)" yang disambut "merdeka" oleh sejumlah peserta kongres. 


 

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sulha Handayani