Netral English Netral Mandarin
13:26 wib
Indonesia menempatkan tiga wakilnya pada babak perempat final Toyota Thailand Open 2021 yang akan berlangsung di Impact Arena, Bangkok, Jumat (22/1). Pemerintah resmi memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) selama dua pekan mulai 25 Januari hingga 8 Februari 2021.
Waspadai! Suara Sayup-Sayup Ini Pertanda Bakal Ada Kematian

Rabu, 16-December-2020 10:18

Ilustrasi Rawa Pening, di sini sering terdengar suara sayu-sayup pertanda bakal ada berita kematian
Foto : GoJateng.com
Ilustrasi Rawa Pening, di sini sering terdengar suara sayu-sayup pertanda bakal ada berita kematian
13

AMBARAWA, NETRALNEWS.COM - Kematian adalah kepastian. Meski demikan, hingga saat ini, kematian menjadi sesuatu yang cenderung mengerikan, menakutkan, dan menyimpan misteri yang tak berkesudahan.

Dalam cerita lisan masyarakat, datanganya kematian tak bisa diduga namun seringkali muncul tanda-tanda sebelumnya. Masing-masing daerah memiliki kisah dan fenomena yang berbeda-beda.

Di wilayah Ambarawa Jawa Tengah, terutama di sekitar Rawa Pening ada kisah menarik. Danau dengan luas 2.670 hektare itu berada di empat kecamatan yang masuk dalam Kabupaten Semarang, yaitu Kecamatan Ambarawa, Bawen, Tuntang, dan Banyubiru.

Rawa Pening sebenarnya danau alamiah yang terbentuk oleh aktivitas Gunung Telomoyo, Gunung Merbabu, dan Gunung Ungaran.

Dalam cerita legenda danau ini terbentuk oleh ulah tokoh Baru Klinting. Hingga kini, warga masih meyakini bahwa sosok ular besar Baru Klinting masih menghuni danau tersebut.

Maka tak mengherankan bila warga sekitar, hingga sekarang masih rutin menggelar acara ritual larung sesaji setiap setahun sekali.

Namun, di sini bukan ingin mengungkap soal Baru Klinting. Hal unik lain seperti disinggung di awal, ternyata di Rawa Pening juga ada misteri keberadaan suara sayup-sayup bunyi gamelan yang ditabuh.

Setiap kali suara itu terdengar, selalu diikuti dengan berita kematian warga yang tinggal di sekitar danau.

"Biasanya terjadi malam hari. Suara tabuhan gamelan cukup keras bergema di sekitar danau. Suaranya mirip gamelan wayang, seperti sedang pentas. Padahal jelas tak ada warga yang sedang menggelar pertunjukan maupun hajatan," tutur Karyo (54) kepada Netralnews beberapa waktu silam.

"Saat pagi tiba, selalu saja ada warga yang meninggal." lanjutnya.

“Sudah berulang kali, kalau suara terdengar lalu dikejar di mana sumbernya. Tak akan [ernah ditemukan. Seolah d seberang danauh, saat didatangi tak ada. Dseberang sungai, didatangi, juga tak ada," kata Karyo, seorang warga dari Kecamatan Tuntang.

Fenomena mistis seperti diungkap Karyo sebenarnya banyak terjadi di daerah lain. Wujud suaranya tak selalu gamelan. Ada yang suara kotekan lesung penumbuk padi. Fenomena ini biasanya ditemukan di wilayah Jawa Tengah.

Hingga kini fenomena seperti itu tak pernah berhasil diungkap secara tuntas. Anda tertarik untuk mengungkapnya?



Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat Ujianto