Netral English Netral Mandarin
01:12wib
Lebih dari 4.300 orang telah meninggal dunia akibat "jamur hitam" di India yang umumnya menyerang pasien-pasien Covid-19. Gojek, Grab, dan ShopeeFood membantah terlibat dalam seruan aksi demo nasinonal Jokowi End Game yang berlangsung hari ini.
Ada Yang Haramkan Masuk Rumah Ibadah Orang Lain, Saidiman: Orang Kayak Gitu kok Diikuti, Tinggalkan Saja

Jumat, 07-Mei-2021 12:00

Pengamat kebijakan publik Saidiman Ahmad
Foto : Istimewa
Pengamat kebijakan publik Saidiman Ahmad
42

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pengamat kebijakan publik Saidiman Ahmad berpendapat, jika ada yang mengharamkan masuk ke rumah ibadah orang lain, maka sebaiknya orang tersebut ditinggalkan.

Hal itu disampaikan Saidiman di tengah kontroversi terkait kehadiran dan ceramah Gus Miftah di gereja, serta pernyataan Ustaz Abdul Somad (UAS) yang menyebut haram hukumnya seorang Muslim masuk ke rumah ibadah agama lain.

"Yang mengharamkan masuk ke rumah ibadah orang lain sebaiknya ditinggalkan saja. Orang kayak gitu kok diikuti," tulis Saidiman di akun Twitternya, seperti dilihat netralnews.com, Jumat (7/5/2021).

Sebelumnya diberitakan, ceramah Gus Miftah di acara peresmian renovasi Gereja Bethel Indonesia (GBI) Amanat Agung di Penjaringan, Jakarta Utara beberapa waktu lalu, menimbulkan pro kontra di kalangan umat Islam.

Banyak yang mendukung Gus Miftah, namun tak sedikit juga yang mengkritik dan menghujat pengasuh pondok pesantren (ponpes) Ora Aji Kalasan, Sleman, D.I Yogyakarta itu, bahkan ada yang menudingnya kafir, sesat dan umpatan lainnya.

Kontroversi mengenai kehadiran Gus Miftah di GBI Amanat Agung itu kian ramai diperbincangkan manakala muncul video lama Ustaz Abdul Somad (UAS) yang pernah membahas soal hukum seorang masuk ke tempat ibadah agama lain.

Dalam video itu, UAS menyatakan haram hukumnya bagi seorang Muslim masuk ke rumah ibadah agama lain. Hal itu disampaikan UAS ketika memberikan tanggapan soal film The Santri, dimana ada adegan santri yang masuk membawa tumpeng ke gereja.

"Haram hukumnya masuk ke rumah ibadah orang lain. Haram!. Saya tidak nonton film ini sampai habis, baru menengok trailernya aja. Tapi di dalamnya itu yang bisa saya komentari pertama masuk ke rumah ibadah," kata UAS dalam video yang beredar media sosial.

"Karena Nabi tak mau masuk ke dalam tempat kalau di dalam (tempat) itu ada patung berhala. Maka dalam Islam, mazhab Syafi'i mengharamkan masuk ke dalam rumah ibadah di dalamnya ada berhala," jelasnya.

Video pernyataan UAS itu pun viral dan menimbulkan pro kontra seperti halnya video ceramah Gus Miftah di GBI Amanat Agung. Sikap berbeda kedua tokoh itu jadi bahan perdebatan di media sosial. 

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Nazaruli