Netral English Netral Mandarin
07:12wib
Partai Ummat  menyinggung dominansi Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan dalam evaluasi tujuh tahun kepemimpinan Presiden Joko Widodo. China kembali menggertak Amerika Serikat setelah Presiden Joe Biden menyatakan bahwa ia akan membela Taiwan jika Negeri Tirai Bambu menyerang.
Ada yang Usul UAS dan HNW Caketum PBNU, Taufik Damas: Sampai Hujan Berwarna Pun Tak Akan Pernah Terjadi

Senin, 11-Oktober-2021 12:40

Taufik Damas
Foto : Istimewa
Taufik Damas
5

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Menuju Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama (NU) yang rencananya digelar akhir Desember 2021, sejumlah nama mulai digadang- gadang sebagai kandidat calon ketua umum PBNU.

Adapun sederet nama yang menguat saat ini, seperti Ketua Umum PBNU (inkamben) Said Aqil Siradj, Ketua Pengurus Wilayah NU (PWNU) Jawa Timur Marzuki Mustamar dan Ketua PWNU Jatim Hasan Mutawakkil Alallah.

Kemudian muncul nama Kiai muda asal Rembang Bahaudin Nursalim alias Gus Baha hingga Katib Aam PBNU Yahya Cholil Staquf.

Menariknya, selain nama tokoh-tokoh NU di atas, ada juga pihak yang mengusulkan agar Ustaz Abdul Somad (UAS) dan Wakil Ketua Majelis Syura PKS Hidayat Nur Wahid (HNW) ikut dalam bursa pencalonan Ketum PBNU.

Usulan HNW dan UAS jadi calon Ketum PBNU itu direspon oleh salah satu tokoh NU KH. Muhammad Taufik Damas. Menurutnya, siapa pun termasuk pihak di luar NU boleh beropini soal kepemimpinan PBNU.

"Orang di luar NU tentu boleh bingits beropini tentang kepemimpinan di NU," tulis Taufik di akun Twitter-nya, dikutip netralnews.com, Senin (11/10/2021).

Namun, lanjut Taufik Damas, jika ada pihak di luar NU yang berharap UAS dan HNW jadi calon Ketua Umum PBNU, maka dipastikan pihak tersebut tidak paham dengan NU.

"Tapi kalo sampe ngarep orang macam UAS dan HNW jadi calon Ketum PBNU, berarti ente kagak paham NU," cuit @TaufikDamas.

Bahkan, Taufik Damas menyatakan bahwa UAS dan HNW tidak akan menjadi Ketum PBNU meksi hujan berkelir (berwarna) turun.

"Sampe ujan berkelir pun tidak akan pernah terjadi... (emoji tertawa)," sentil Wakil Katib Syuriyah Pengurus Wilayah NU (PWNU DKI Jakarta itu.  

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Wahyu Praditya P