Netral English Netral Mandarin
18:29wib
Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melarang kegiatan buka puasa bersama saat ramadan seiring dengan pandemi Covid-19. Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan melarang total operasi semua moda transportasi darat, laut, udara, kereta pada 6 Mei-17 Meri 2021.
OKOCE Bangkrut, Rumah DP Nol Dikorupsi, Stop Reklamasi Ngibul, Ade: 58% Warga Jakarta Bertanggung Jawab

Selasa, 09-Maret-2021 16:45

Anies Baswedan dan Ade Armando
Foto : Kolase Tribunews
Anies Baswedan dan Ade Armando
21

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Dosen Universitas Indonesia, Ade Armando, melalui akun pribadinya mengunggah pernyataan tentang program unggulan Anies Baswedan saat Kampanye Pilgub beberapa tahun silam. 

Menurutnya, program-programnya gagal. Hal ini seperti tercermin dalam gambar yang ia unggah.

"PROGRAM ANIES

OKOCE: BANGKRUT

OKE TRIP: GAK LAKU

STOP REKLAMASI: NGIBUL

NATURALISASI: GAK JELAS

RUMAH DP NOL: KORUPSI"

Ade Armando pun menutup pernyataannya dengan mengatakan: "58% rakyat Jakarta bertanggungjawab."

Untuk diketahui, sebelumnya diberitakan Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Ali Fikri, membenarkan adanya penyelidikan dugaan korupsi terkait pengadaan tanah untuk rumah DP Rp0 yang menjadi janji kampanye Gubernur Anies Baswedan. Saat ini, KPK masih terus menyidik sejumlah hal terkait dugaan ini.

"Benar, setelah ditemukan adanya dua bukti permulaan yang cukup,  saat ini KPK sedang melakukan kegiatan penyidikan dugaan TPK terkait pengadaan tanah di Munjul, Kelurahan Pondok Rangon, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, Provinsi DKI Jakarta Tahun 2019," ujar Ali dalam keterangannya, Senin (8/3/2021).

Sayangnya, Ali belum mau membeberkan lebih rinci tentang kasus itu. Sebab, saat ini masih dalam proses penyidikan.

"Kami belum dapat menyampaikan detail kasus dan tersangkanya karena sebagaimana telah disampaikan bahwa kebijakan KPK terkait hal ini adalah pengumuman tersangka akan dilakukan saat penangkapan atau penahanan para tersangka telah dilakukan," ujarnya.

"Saat ini tim Penyidik KPK masih menyelesaikannya tugasnya lebih dahulu," tambahnya.

Sebelumnya, Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta Abdul Aziz juga membenarkan kabar dugaan kasus korupsi di Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta PD Pembangunan Sarana Jaya.

"Berdasarkan info yang saya dapat dari asisten perekonomian, berita tersebut benar," ujar dia saat dikonfirmasi awak media, Senin (8/3/2021).

Sarana Jaya merupakan BUMD yang ditugasi membangun proyek rumah DP Rp0 rupiah yang menjadi janji kampanye Anies. Pembangunan itu dilakukan di sejumlah lokasi, salah satunya di kawasan Pondok Ranggon, Jakarta Timur.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat Ujianto